WORKSHOP LAB INOVASI


Panduan Pelaksanaan Laboratorium Inovasi

Kamis, 25 Agustus 2016 | 06:34:22 WIB - Jumlah Dilihat: 683
 

Deputi Inovasi Administrasi Negara, Lembaga Administrasi Negara memiliki sebuah program fasilitasi inovasi bernama Laboratorium Inovasi. Laboratorium Inovasi merupakan sebuah program kerjasama Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan instansi pemerintah baik pusat maupun daerah yang bersifat pendampingan, asistensi, dan fasilitasi terhadap penumbuhkembangan semangat dan aksi nyata dalam berinovasi di sektor publik. Laboratorium Inovasi bertujuan untuk memunculkan program-program inovatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengakselerasi kinerja instansi pemerintah daerah.

Laboratorium Inovasi sendiri telah dilakukan sejak tahun 2015 pada 4 pemerintah daerah yakni Yogyakarta, Muara Enim, Majalengka dan Ciamis yang telah menghasilkan sekitar 281 ide inovasi yang telah diimplementasikan. Laboratorium Inovasi ini masih berlanjut pada tahun 2016 dan hingga bulan Agustus telah diselenggarakan di 11 pemerintah daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Kesebelas daerah tersebut antara lain Samarinda, Pontianak, Kebumen, Garut, Kupang, Pakpak Bharat, Tarakan, Bau-Bau, Karo, Purbalingga, dan Kutai Kartanegara. 

Laboratorium Inovasi menggunakan metode 5D dalam mendorong penciptaan dan mengimplementasikan ide inovasi. Metode 5D tersebut terdiri atas 5 tahapan pelaksanaan yakni; Drum-Up, Diagnose, Design, Deliver, dan Display. Untuk lebih jelasnya terkait apa, mengapa dan bagaimana metode Laboratorium Inovasi ini dilaksanakan, dapat dilihat lebih jelasnya pada buku Panduan Pelaksanaan Laboratorium Inovasi berikut ini.

Buku Panduan ini merupakan penyempurnaan Buku Pedoman Pelaksanaan Laboratorium Inovasi yang telah dibuat pada tahun 2015.

 

Berkas Unduhan

No Judul Total Akses Unduh
1 Panduan Pelaksanaan Laboratorium Inovasi 187 Public