BERITA


Audiensi terkait Inovasi Berbasis Gender dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Selasa, 20 Februari 2018 | 05:08:19 WIB - Jumlah Dilihat: 130
 

Dalam rangka salah satu program kerja Unit Inovasi Pelayanan Publik di tahun 2018 adalah kajian mengenai ‘Modelling Inovasi Berbasis Gender’. Sebagai langkah awal penggalian data primer dan sekunder Unit Inovasi Pelayanan Publik mengadakan audiensi dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenpppa), khususnya bidang Kesetaraan Gender yang dilaksanakan pada hari Senin, 19 Februari 2018 bertempat di kantor Kemenpppa. Tujuan utama dari audiensi ini adalah sebagai pembuka wacana untuk berkolaborasi ke depannya terkait pengembangan model inovasi berbasis gender, sehingga diharapkan selanjutnya akan ada model inovasi berbasis gender yang dapat diaplikasikan dan direplikasi oleh Kab/Kota seluruh Indonesia.

Deputi Bidang Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, SH., MA. menyampaikan maksud kedatangan dengan penggambaran target inovasi yang menitikberatkan keberadaan perempuan, serta bagaimana positioning wanita dalam pembangunan nasional. Hal ini tentunya akan berkaitan dengan penelaahan kebijakan-kebijakan yang ada terkait dengan keberpihakan pada perempuan secara khusus maupun gender secara umum.  Sehingga perlu adanya kerjasama antara kedua institusi agar dapat bersama merumuskan berbagai model inovasi yang dapat mendukung pelaksanaan kebijakan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Diharapkan model inovasi ini pada akhirnya dapat meningkatkan peran wanita dalam pembangunan mulai dari lingkungan terkecilnya hingga dalam bermasyarakat. Beliau juga berharap ke depannya inisiatif ini dapat mendorong wanita Indonesia untuk mempunyai kemampuan womenpreneurship, dimana perempuan bisa mempunyai kesadaran dan kemandirian untuk membawa dampak positif di lingkungan.

 

Maksud dan tujuan audiensi disambut dengan baik oleh Deputi Kesetaraan Gender, Ir. Agustina Erni, M.Sc. dan Asisten Deputi bidang Politik, Hukum dan Hankam, DR. Drs. A. Darsono, M.Si yang juga memberikan paparan singkat mengenai ‘Sinergi Pemerintah dan Lembaga Masyarakat dalam Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak’ dimana program Kemenpppa ke depannya ditujukan dengan tiga target utama, yaitu:

  1. Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak
  2. Akhiri Perdagangan Manusia
  3. Akhiri Kesenjangan Ekonomi

Terkait dengan gender, Kemenpppa menerapkan “PENGARUSUTAMAAN GENDER’ (PUG GENDER) yaitu adalah pengintegrasian perspektif gender, mengintegrasi aspirasi dan perempuan dalam pembangunan mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan serta pemantauan dan evaluasi. Adapun tantangan yang disampaikan terkait isu inisiatif kesedaraan gender sejauh ini adalah bagaimana mensinergikan berbagai dinas dan lembaga masyarakat yang ada agar sejalan dengan kegiatan dan kebijakan dari pemerintah pusat. Hal ini juga akan menjadi bahasan berikutnya untuk didiskusikan bersama dimana kedua belah pihak sangat positif dan terbuka atas kerjasama antara Kemenpppa dengan Lembaga Administrasi Negara khusunya Pusat Inovasi Pelayanan Publik.

 

Galeri Foto