BERITA


Cerita Sukses Surakarta Bersama Laboratorium Inovasi

Kamis, 8 Februari 2018 | 03:41:32 WIB - Jumlah Dilihat: 87
 

Jakarta - Cerita sukses inovasi pemerintah daerah seolah tiada ada habisnya. Begitu halnya dengan Kota Surakarta. Dalam rangkaian acara RAKORNAS (kamis, 8/2) yang diselenggarakan oleh LAN RI, Kota Surakarta terpilih membagi kisah sukses inovasi yang digagas di daerahnya. Berdiri dihadapan puluhan perwakilan daerah, Rahmat Sutomo yang mewakili Walikota Surakarta tampil percaya diri menceritakan kisah sukses yang dialami daerahnya melalui laboratorium Inovasi.  

Cerita ini bermula dari kerjasama Pemkot Surakarta dengan LAN RI melalui kegiatan bertajuk Laboratorium Inovasi yang ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman pada 2017 silam. Laboratorium inovasi di daerah pada dasarnya bertujuan untuk menggali ide-ide inovasi yang berangkat dari permasalahan di daerah. Hal ini pun yang kemudian dimanfaatkan Pemkot Surakarta untuk terlibat dalam Laboratorium inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya melalui terobosan-terobosan bernama inovasi.

Rahmat Sutomo menyampaikan kisah sukses daerahnya tidak terlepas dari sejumlah langkah penting yang ditempuh guna menyukseskan berbagai program inovasi yang tersebar di OPD Surakarta. Dimulai dari langkah Drum up dan Diagnose kemudian berlanjut pada tahap design inovasi, monitoring, dan kemudian launching program inovasi, dimana masyarakat dapat mengetahui program inovasi apa saja yang dihasilkan oleh Pemkot Surakarta. 

Dalam penjelasannya, ia mencontohkan beberapa program unggulan yang merupakan produk daerahnya. Salah satunya inovasi bernama 'Beruk Kiamat' (Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian) dalam hal pelayanan akta kematian. 

"Program Beruk Kiamat ini adalah produk Disduk Capil Surakarta. Jadi kalau ada masyarakat yang meninggal, pejabat setempat, pada hari itu juga langsung datang membawa akte nya dan diterima tanpa membutuhkan waktu yang lama untuk pengurusannya", ujarnya sambil tersenyum.     

Selain itu, Rahmat juga menjelaskan bahwa setiap OPD di Surakarta harus memiliki ide inovasi masing-masing dan telah di sosialisasikan kepada masyarakat melalui pameran inovasi. Sehingga masyarakat dapat secara detail dan lebih mudah mengetahui seperti apa inovasi yang ada di Kota Surakarta. Di akhir paparannya, ia juga berujar agar seluruh pemda untuk tak pernah berhenti melakukan inovasi.
" Be creative and Innovative" kata Rahmat di akhir sesi. (fahri)