BERITA


Evaluasi Tim Pokja Kemlu 2017: Pemanfaatan Keanggotaan LAN pada Organisasi Internasional

Rabu, 31 Januari 2018 | 09:32:19 WIB - Jumlah Dilihat: 66
 

Evaluasi Tim Pokja Kemlu 2017: Pemanfaatan Keanggotaan LAN pada Organisasi Internasional

 

Iuran keanggotaan untuk 233OI yang harus dibayarkan oleh Indonesia pada tahun 2017 mencapai 677M, sementara anggaran yang disediakan pemerintah untuk pembayaraan iuran keikutsertaan Indonesia pada Organisasi Internasional yang ditampung pada Kementerian Luar Negeri 2017 hanya sebesar 548M. Kekurangan anggaran disediakan melalui ABT 2017. Berdasarkan hasil Evaluasi Tim Pokja, Presiden Joko Widodo memberikan arahan, bahwa keanggotaan OI harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh K/L penjuru. Lebih lanjut arahan Presiden, bahwa Indonesia harus berperan dan berkontribusi besar terhadap OI melalui keterwakilan Indonesia dalam kepengurusan OI tersebut. Indonesia pada tahun 2018 mengusulkan diri sebagai Anggota Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB, oleh karena itu K/L diharapkan ikut mempromosikan melalui berbagai kampanye di OI yang diikuti Indonesia.

LAN masuk ke dalam 4 (empat) Organisasi Internasional EROPA, IASIA, NASIPAC dan IIAS dengan jumlah iuran yang telah dibayarkan pemerintah tahun 2017 melalui Kemlu Rp. 79.775.250,- Laporan pemanfaatan   LAN tahun 2017 pada OI telah diterima oleh Tim Pokja Kemlu, dan laporan 2018 akan dilaporkan ke Kementerian Luar Negeri pada awal Maret 2017.

Lebih lanjut dipaparkan oleh Sekretaris Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Anita L. Luhulima pada rapat sosialisasi arah dan kebijakan pemerintah RI: keanggotaan dan Kontribusi OI, 30 Januari 2018 di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri Pejambon Jakarta, bahwa dari 233 OI, 158 dinilai bermanfaat, dan 75 perlu dikaji mendalam. Hasil kajian Tim Pokja dari jumlah  tersebut 35 dinilai bermanfaat dan diteruskan, 6 OI dihentikan, dan 34 OI dialihkan ke K/L penjuru.  Ke-4 OI yang diikuti LAN diatas masuk dalam kelompok OI yang bersifat Strategis, Regulatory, dan telah dimanfaatkan oleh K/L Penjuru. (Handayani-P2IPK)