BERITA


SERBA SERBI INOVASI BANYUWANGI: Smart Kampung Banyuwangi

Jumat, 29 September 2017 | 12:17:11 WIB - Jumlah Dilihat: 60
 

SERBA SERBI INOVASI BANYUWANGI: Smart Kampung Banyuwangi

 

Dua program yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Siswa Asuh Sebaya (SAS) dan E-Village Budgeting (EVB) terpilih masuk jajaran 99 Inovasi Dua program itu adalah Keduanya berhasil masuk jajaran 99 terbaik dari 3.600 program seluruh Indonesia.

Program SAS kita mulai sejak 2011. EVB diaplikasikan di desa-desa dalam tiga tahun terakhir secara bertahap," Program SAS adalah upaya pemerintah daerah mendorong empati dan solidaritas di kalangan pelajar. Pelajar dari keluarga mampu memberi dana sukarela kepada teman sebayanya dari keluarga kurang mampu. Pengelolaannya dilakukan dari siswa, oleh siswa, dan untuk siswa, saat ini SAS berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 12,8 miliar dengan menjangkau lebih dari 20.000 siswa.

SAS ditujukan untuk membantu kebutuhan siswa yang belum masuk dalam kerangka Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun program dari pemerintah lainnya.

Program SAS seluruhnya dikelola oleh siswa sendiri. Sementara Guru hanya sebatas memantau.

E-village budgeting (EVB) Banyuwangi adalah inovasi meningkatkan kualitas tata kelola anggaran dan pembangunan desa. Sistem tersebut menyinergikan keuangan dan pembangunan di tingkat desa dengan kabupaten sehingga tercipta keselarasan dan tidak bisa ada intervensi program di tengah jalan. Pengawasan juga dilakukan melalui sistem lengkap dengan titik koordinat dan gambar perkembangan proyek pembangunan, sehingga menutup celah adanya proyek ganda atau fiktif.

Banyuwangi juga memiliki Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebuah inovasi administreasi ini dapat mendorong inovasi dan percepatan reformasi birokrasi. Melalui peningkatan profesionalitas ASN maka akan terbangun tim kerja yang solid.

Banyuwangi Festival merupakan ajang unjuk hasil inovasi, E-Kinerja yang merupakan penerapan merit system sebagai bahan evaluasi guna peningkatan kinerja ASN.

Banyuwangi sangat inovatif dan kreatif, sebuah pujian yang tidak salah dari Menko Perekonomian, Darmin Nasution pada saat kunjungan kerja ke Banyuwangi pada Agustus 2017.

Berbagai hasil-hasil inovasi kabupaten Banyuwangi tersebut dipaparkan oleh Bupati Banyuwangi dalam acara seminar internasional kerjasama LAN dengan Ministry Internal Affair and Communication Jepang: Smart Kampung Banyuwangi. Lebih dari 120 peserta yang hadir dalam seminar tersebut memberikan apresiasi yang besar atas keberhasilan Banyuwangi melakukan inovasi. Prestasi ini mendorong daerah lain melakukan bench mark ke Banyuwangi, salah satu Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. (Handayani-P2IPK)