BERITA


POLICY INTERVENTION TO DEVELOP VILLAGE COMPETITIVENESS

Rabu, 2 Agustus 2017 | 12:18:12 WIB - Jumlah Dilihat: 101
 

INDONESIA-JAPAN KNOWLEDGE EXCHANGE SEMINAR 2017

POLICY INTERVENTION TO DEVELOP VILLAGE COMPETITIVENESS

LAN-JAKARTA, Seminar internasional untuk memperkuatan kapasitas desa diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara bekerjasama dengan Ministry Internal and Communication Japan yang diwakili oleh JCLAIR Singapore pada tanggal 27 Juli 2017 menghadirkan 4 (empat) narasumber. Dari Indonesia, Lala Kolopaking dan Abdullah Azwar Anas Bupati Banyuwangi. Mr. Yoshimasa SEKIGUCHI dan Mr, Daiki YAMAMOTO didaulat untuk memberikan paparan dengan title: Evaluation of Public Services provided by Local in Japan- A Case Study of Sumida Ward in Tokyo, dan Local Branding Efforts by Japan’s Toyooka City Through the Oriental White Stork.

Tri Widodo WU, Deputi bidang Inovasi Administrasi Negara mengajak semua yang hadir khususnya stakeholder yang terkait dengan pembangunan desa untuk mencetuskan inovasi  dengan kekhasan dan keunggulan daerah/desanya guna mempercepat peningkatan kapasitas desa. Melalui inovasi diharapkan desa semakin kompetitif dan kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat.

Beberapa inovasi daerah/desa yang telah berkembang dewasa ini baik melalui fasilitasi LAN maupun mandiri (street level inovasi maupun laboratorium inovasi) diharapkan memberikan kontribusi yang nyata untuk percepatan pencapaian  Nawacita pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Seminar ini terselenggara sebagai wujud kepedulian pemerintah Jepang kepada pembangunan desa di Indonesia. Bantuan fasilitas seminar untuk yang ke-tiga kalinya, Jepang telah berikan dari tahun 2015. Kurang lebih 100 Aparatur Sipil Negara (ASN pusat dan daerah) setiap tahunnya hadir dalam seminar ini. Dengan telah diselenggarakan seminar ini, percepatan pembangunan desa melalui tumbuh kembangnya inovasi yang bercirikan kekhasan dan keunggulan daerah/desa terwujud. (Handayani-P2IPK)