Detail Inovasi


SURABAYA SINGLE WINDOW (SSW)

Waktu Dibuat: Rabu, 7 Januari 2015 | 11:26:57 WIB - Dilihat: 5166, Diunduh: 729 Unduh
 

Produk Inovasi : Sistem Pelayanan Terintegrasi berbasis elektronik

Jenis Inovasi: Teknologi

Kelompok Inovator : Provinsi / Kabupaten / Kota

Nama Instansi : Kota Surabaya

Unit Instansi : Kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap

Penggagas : Bambang DH (Walikota)

Kontak Person : Kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap Kota Surabaya - Jalan Menur No. 31 B - (031) 598 2284

Sumber : Hasil Observasi langsung ke kota Surabaya

Teknik Validasi : Observasi

Tahun Inisiasi : 2007

Tahun Implementasi : 2007


Deskripsi

Surabaya Single Window (SSW) merupakan sistem pelayanan perijinan online yang dilakukan oleh Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) Kota Surabaya. Tujuannya SSW antara lain untuk memperpendek waktu pelayanan dan pengecekan data serta persyaratan bisa lebih cermat dilakukan. Melalui SSW, seluruh izin dapat langsung diproses secara bersamaan. Rentang waktu penyelesaian perizinan di SSW ini beragam, mulai dari 14 hari hingga 30 hari tergantung jenis izin yang diajukan. Beberapa izin yang bisa diurus melalui SSW yakni Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK), Amdal Lalin, UKL-UPL, Izin Gangguan (HO), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP).
Dengan sistem layanan perizinan online tersebut, masyarakat bisa memasukkan dokumen dari rumah sehingga dapat menghemat waktu dan biaya. Seluruh proses SSW menggunakan data elektronik, terintegrasi dan bisa diakses secara online dari rumah, sehingga semakin memperkecil peluang tatap muka antara pemohon dengan pelaksana tugas di pemerintahan. Dengan begitu, tidak ada peluang nepotisme karena semua dilakukan serba online. Dengan mekanisme baru ini, dapat teruwujud adanya kepastian waktu penyelesaian dan pemohon dapat memonitor progres status berkasnya secara online dan riiltime. Selain itu, nilai tambah dari sistem tersebut adalah selain memangkas alur birokrasi juga memudahkan pemohon memantau progres perizinan yang tengah diurus.
Untuk mendukung kenyamanan pemohon, UPTSA dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya layar informasi touch screen, aplikasi online, cctv, hingga wi-fi area. Disamping itu suasana ruang tunggu yang nyaman semakin memanjakan para pemohon. “Semua fasilitas tersebut diimbangi dengan peningkatan SDM karyawan berupa pelatihan-pelatihan.
 

 

Detil Inovasi

 
 
  • Adanya tuntutan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan perijinan yang cepat, murah dan transparan;
  • Keinginan pemimpin daerah yang sangat tinggi;
  • Komitment seluruh SKPD teknis yang memilki kewenangan dan regulasi.
     
 
  • Masyarakat masih banyak yang gagap teknologi;
  • Pelayanan yang tidak masuk di jaringan maksimal 15 menit harus ditangani;
  • Penandatanganan ijin masih di dinas-dinas.
     
 
  • Membuat mapping sistem dan database pelayanan terpadu disesuaikan dengan alur kerja pelayanan terpadu;
  • Membuat alur kerja SSW  beserta manajemennya;
  • Membangun sistem SSW (software dan hardware) sesuai dengan alur kerja pelayanan terpadu;
  • Melakukan pelatihan bagi SDM pengelola sistem;
  • Ujicoba sistem SSW;
  • Internalisasi SSW  kepada seluruh SKPD dan stakeholders;
  • Menerapkan dan memelihara sistem SSW.
     
 
  • Seluruh izin dapat langsung diproses secara bersamaan;
  • Melalui layanan perizinan online tersebut, masyarakat bisa memasukkan dokumen dari rumah;
  • Nilai tambah dari sistem tersebut selain memangkas alur birokrasi juga memudahkan pemohon memantau progres perizinan yang tengah diurus;
  • Dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat secara nyata.
     
 
  • Adanya komitment yang tinggi dari pimpinan daerah;
  • Tersedianya sarana dan prasarana serta IT;
  • SDM yang terlatih dan paham IT;
  • Adanya sinergi antara Kominfo, dinas Teknis dan UPTSA;
     
 

Inovasi Lainnya