Detail Inovasi


Agro Wisata PT Madubaru PG – PS Madukismo

Waktu Dibuat: Senin, 22 Januari 2018 | 10:33:53 WIB - Dilihat: 170, Diunduh: 67 Unduh
 

Produk Inovasi : Agro Wisata PT Madubaru PG – PS Madukismo

Jenis Inovasi: Konseptual

Kelompok Inovator : BUMN / BUMD

Nama Instansi : PT Madubaru PG – PS Madukismo

Unit Instansi : PT Madubaru PG – PS Madukismo

Penggagas :

Kontak Person : PT Madubaru PG – PS Madukismo Padokan Tirtonirmolo Kasihan, Bantul, Jogjakarta Telp. (0274) 377049, 377916 Fax. (0274) 373071

Sumber : - Kunjungan langsung ke PT Madubaru PG – PS Madukismo - Buku Agro Wisata PT Madubaru PG-PS Madukismo - http://madubaru.comyr.com/agro.html

Teknik Validasi : Observasi

Tahun Inisiasi : 1993

Tahun Implementasi : 1993


Deskripsi

PT Madubaru Pabrik Gula dan Alkohol/Spiritus Madukismo  (PG – PS Madukismo) yang berlokasi di Desa Padokan, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY awalnya bernama Pabrik Gula Padokan dan didirikan pada tahun 1955. Pada masa pejajahan Belanda pabrik ini hancur dan kemudian dibangun kembali oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selanjutnya didirikan kembali dengan nama Pabrik Gula Madukismo. Pendirian kembali Pabrik Gula ini bertujuan untuk menolong rakyat sekitar karena banyak dari karyawan pabrik yang saat itu kehilangan pekerjaan mereka semenjak pabrik tersebut dihancurkan oleh Belanda. Pembangunan kembali Pabrik Gula ini diharapkan dapat menampung lebih banyak lagi orang bekerja dan terlibat dalam usaha Pabrik Gula Madukismo.

Saat ini, PT Madubaru PG – PS Madukismo merupakan pabrik gula dan pabrik alkohol/spiritus yang mempunyai tugas untuk mendukung dan melaksanakan program pengadaan pangan nasional, terutama komoditi gula pasir. Saham perusahaan ini dimiliki 65% oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan 35% oleh BUMN milik Pemerintah yaitu PT. Rajawali Nusantara Indonesia. Konsep pengelolaan perusahaan dilakukan secara Good Corporate Governance (GCG) yang akan dapat menarik investor yang akan menanamkan modal dan minat masyarakat petani tebu. Banyak para petani terlibat dalam proses penanaman, pemeliharaan, dan panen sehingga banyak menyerap tenaga kerja terutama pada saat musim giling.

Lokasi pabrik yang dikelilingi oleh kebun tebu yang cukup luas dan sudah berusia puluhan tahun lamanya membuka peluang baru dalam berbisnis yaitu adanya Agro Wisata. Agro Wisata ini merupakan suatu konsep kegiatan pariwisata yang berlokasi di kawasan pertanian dan perkebunan yang berada di sekitar pabrik. Agro Wisata menjadi usaha lain perusahaan selain bisnis utama pembuatan gula dan alkohol/spiritus. Program ini mulai diperkenalkan kepada masyarakat sejak 17 April 1993 bersamaan dengan diresmikannya Gedung Aula Madu Candhya oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Agro Wisata dilakukan karena adanya potensi dan peluang baru dalam berinovasi melakukan bisnis usaha di luar aktivitas produksi gula dan alkohol/spiritus, yaitu potensi bisnis di sektor pariwisata. Agro Wisata sebagai pengembangan bidang pariwisata dilakukan sebagai wujud bahwa pabrik terbuka bagi masyarakat yang mau datang berkunjung untuk belajar, menambah pengetahuan, rekreasi atau sekedar berjalan berkeliling pabrik.

 

Detil Inovasi

 
 
Tidak ada data
 
Tidak ada data
 

 

 

PT Madubaru PG – PS Madukismo menawarkan suatu hal baru dalam pengelolaan usaha yang dilakukan selain produksi gula dan alkohol/spiritus, yaitu paket Agro Wisata. Paket wisata ini menawarkan pengalaman berwisata yang berbeda bagi pengunjung, karena disamping merasakan berkeliling nuansa pabrik yang didirikan setelah era kemerdekaan, pengunjung juga akan mendapat informasi mengenai sejarah dan proses produksi gula dan alkohol/spiritus secara langsung di lokasi pabrik.

Pengunjung juga dapat melihat berbagai pemandangan pepohonan yang rimbun dan berusia ratusan tahun di sekitar pabrik. Selain itu, pengunjung dapat diantar dengan naik lokomotif tebu tua untuk keliling areal pabrik melewati rel-rel tua dan perkebunan yang ada di dekat lokasi pabrik. Pengunjung juga bisa mengajak keluarga serta anak-anak untuk melakukan berbagai kegiatan outdoor  yang menarik yang disediakan di lingkungan sekitar pabrik.

Agro Wisata ini merupakan salah satu bidang usaha yang diandalkan oleh PT Madubaru dalam menjalankan roda bisnisnya. Agro Wisata ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan dari dalam maupun luar Provinsi DIY. Berbagai upaya telah dilakukan dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan yang akan menikmati Agro Wisata, seperti : pembuatan dokumen video, leaflet dan buku panduan Agro Wisata. Semua ini dipersiapkan untuk memudahkan masyarakat yang berkunjung dalam memahami sejarah, situasi dan kondisi pabrik sehingga ketika mengikuti Agro Wisata banyak informasi yang didapat.

Selain nilai historis, aktivitas pabrik dan suasana alam yang mendukung sehingga cocok sebagai Agro Wisata. Ada beberapa hal yang perlu diantisipasi untuk lebih mendorong adanya Agro Wisata ini, misalnya barang-barang bernilai sejarah yang sudah tidak terawat, perlu dilakukan renovasi tanpa mengurangi nilai aslinya. Selain itu juga perlu dilakukan promosi yang luas agar Agro Wisata di pabrik ini semakin dikenal masyarakat.

 

Agro Wisata PT Madubaru PG – PS Madukismo ternyata bisa menjadi alternatif objek wisata di Yogyakarta yang memang sudah terkenal dengan berbagai wisata dan budayanya. Agro Wisata ini bisa disandingkan dengan objek wisata lainnya seperti Pantai Parang Tritis, Candi Prambanan, Malioboro, Desa Wisata Gerabah Kasongan, Kota Gede karena memiliki nilai sejarah yang tinggi. Pabrik ini masih meninggalkan bangunan yang memiliki nilai historis. Banyak nilai sejarah yang bisa dinikmati, termasuk soal sejarah dibangunnya pabrik ini.

Agro Wisata bermanfaat sebagai edukasi bagi pengujung dari kalangan mahasiswa ataupun pelajar. Mereka akan mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan gula, dari pemukaan lahan, pemeliharaan, panen dan proses pembuatan gula. Bahkan ketika musim giling, mereka dapat langsung melihat proses pembuatan gula di pabrik, dari proses di gilingan, stasiun pemurnian, penguapan, masakan, dan puteran, sampai pada proses pengemasan gula di gudang.

 

Agro Wisata yang dilakukan oleh PT Madubaru PG – PS Madukismo ini merupakan suatu hal yang bisa dicontoh oleh pabrik gula lainnya, seperti PG Modjopanggoong di Tulungagung, PG Gempolkrep di Mojokerto, Kremboong di Sidoarjo, PG Tjoekir di Jombang, PG Lestari di Nganjuk dan beberapa pabrik gula lainnya. Selain pabrik gula, perusahaan lain yang mempunyai tipe dan kondisi lingkungan sejenis bisa mereplikasi kegiatan sejenis ini. Selain bisa menampilkan suasana baru, Agro Wisata bisa menjadi komoditi bisnis lain di luar produksi utama yang dijalankan.

Ketika akan direplikasi ke tempat lain, perlu dipersiapkan terlebih dahulu konsep Agro Wisata yang akan dijalankan. Konsep Agro Wisata yang diinginkan bisa merujuk pada nilai sejarah maupun situasi dan kondisi riil yang saat ini dimiliki. Kemudian perlu didukung ketersediaan infrastruktur yang menunjang konsep Agro Wisata agar dapat menarik bagi wisatawan yang akan berkunjung. Promosi dalam bentuk marketing juga perlu digalakkan dalam upaya menyebarluaskan informasi mengenai Agro Wisata ini, semakin luas informasi disebarluaskan semakin banyak kemungkinan pengunjung yang akan tertarik datang.

 

 

Inovasi Lainnya