Detail Inovasi


Asuransi Mikro Jiwasraya

Waktu Dibuat: Senin, 22 Januari 2018 | 10:26:58 WIB - Dilihat: 41, Diunduh: 18 Unduh
 

Produk Inovasi : Asuransi Mikro Jiwasraya

Jenis Inovasi: Produk

Kelompok Inovator : BUMN / BUMD

Nama Instansi : PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Unit Instansi : PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Penggagas :

Kontak Person : PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) JL. Ir. H. Juanda No. 34, Jakarta Pusat No telp : (021) 3845031

Sumber : - www.jiwasraya.co.id - www.cekaja.com - Jiwasraya Magazine Edisi 18/2013

Teknik Validasi : Data Sekunder

Tahun Inisiasi : 2011

Tahun Implementasi : 2011


Deskripsi

PT Asuransi Jiwasraya didirikan dari sejarah yang panjang. Bermula dari NILLMIJ, Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij van 1859, tanggal 31 Desember 1859. Kemudian berubah status dari Perusahaan Negara Asuransi Djiwasraya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Asuransi Jiwasraya yang Anggaran Dasarnya yang diubah dan ditambah dengan Akta Notaris Sri Rahayu Nomor 839 tahun 1984 Tambahan Berita Negara Nomor 67 tanggal 21 Agustus 1984 menjadi PT Asuransi Jiwasraya. Dan pada tanggal 14 Juli 2003 menjadi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Sebagai perusahaan asuransi yang sudah lama bergerak, Jiwasraya harus mempunyai peran penting dalam perkembangan industri asuransi di Indonesia. Kondisi saat ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri asuransi semakin hari semakin mengalami peningkatan sehingga Jiwasraya harus siap dengan peluang yang akan dihadapi ke depan dengan terus mengembangkan produk-produk asuransi secara inovatif.

Untuk meningkatkan kinerja, Jiwasraya melakukan berbagai langkah bisnis secara strategis bahkan sampai menjangkau asuransi mikro. Terkait asuransi mikro, Jiwasraya juga merupakan salah satu pionir di Indonesia dan dalam beberapa waktu ini telah melakukan kerjasama dengan koperasi dan  perkumpulan pedagang kecil lainnya untuk memasarkan produk asuransi mikro tersebut.

Asuransi mikro merupakan inovasi baru dalam industri asuransi di Indonesia. Selama ini banyak anggapan masyarakat yang melihat bahwa asuransi merupakan barang yang mewah, mahal dan hanya orang kaya saja yang memilikinya, hal ini mengakibatkan orang yang berpenghasilan rendah tidak mau memiliki asuransi. Melalui asuransi mikro, tercipta pandangan baru, dimana produk ini dibuat untuk membantu keluarga yang mempunyai penghasilan rendah untuk siap dan berani menghadapi risiko kematian dan bahkan bisa keluar dari kemiskinan yang dialami.

Sejak tahun 2011, Jiwasraya sudah mulai memasarkan produk asuransi mikro, dimana telah dilakukan kerjasama dengan PT. Pemodalan Nasional Madani (PNM) dalam pengembangan produk ini berupa bentuk  sinergi pembiayaan mikro dan asuransi mikro. Kerjasama strategis ini mempunyai tujuan untuk semakin mengembangkan dan memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia.

Keberadaan asuransi mikro akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melindungi diri dan keluarganya jika terjadi musibah. Jika hal itu terjadi, maka keluarga yang ditinggalkan akan dapat menata kehidupan kembali karena mendapatkan manfaat finansial dari asuransi tersebut. Secara luas, adanya asuransi mikro diharapkan dapat menjangkau masyarakat dari segala lapisan bahkan bagi pihak yang selama ini belum  terpikirkan untuk memilik asuransi.

 

Detil Inovasi

 
 
Tidak ada data
 
Tidak ada data
 

Asuransi mikro merupakan sesuatu yang baru di Indonesia, produk ini dapat diartikan sebagai asuransi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki fitur dan administrasi yang sederhana, mudah didapat, dengan harga/premi yang ekonomis serta penyelesaian pemberian santunan yang cepat. Asuransi mikro bagi keluarga berpenghasilan rendah ini dapat berupa asuransi kecelakaan, kesehatan dasar atau asuransi kematian.

Untuk mempercepat penjualan asuransi mikro, Jiwasraya melakukan sinergi aliansi. Mitra strategis yang dimaksud perusahaan lain semisal : perusahaan asuransi umum, perusahaan penjaminan, dan koperasi. Terdapat 3 (tiga) langkah utama yang dilakukan oleh Jiwasraya untuk terus menerapkan inovasi ini, yakni revitalisasi produk, inovasi produk dan layanan nasabah, serta terus menambah dan meningkatkan kualitas agen asuransi. Dari cara ini diharapkan adanya peningkatan perolehan premi dari saluran distribusi penjualan di kantor-kantor cabang. Dari berbagai saluran distribusi penjualan produk tersebut Jiwasraya melayani semua segmen pasar di masyarakat.

Dalam memasarkan produk asuransi mikro perlu dilakukan dengan pendekatan informal terhadap masyarakat yang mempunyai penghasilan rendah. Mereka belum mempunyai pengetahuan yang luas mengenai kegunaan asuransi sehingga perlu pemahaman yang lebih mendalam mengenai produk ini. Segmen pasar yang luas dari produk ini, mengharuskan penyusunan strategi-strategi baru untuk menarik minat masyarakt untuk mengenal dan memiliki asuransi mikro.

 

Melalui inovasi asuransi mikro banyak manfaat yang dirasakan antara lain:

  1. Asuransi mikro memberikan peluang bagi siapapun untuk memiliki perlindungan. Jenis perlindungan yang diberikan lebih lugas dan tidak terlalu kompleks.
  2. Asuransi mikro lebih sederhana karena memberikan manfaat perlindungan dasar atas risiko yang sering dihadapi oleh masyarakat berpenghasilan rendah. Asuransi mikro memiliki polis, fitur, dan proses administrasi yang sederhana sehingga mudah dipahami.
  3. Asuransi mikro juga mudah didapat karena dapat diperoleh di lingkungan masyarakat umum khususnya masyarakat berpenghasilan rendah.
  4. Asuransi mikro lebih ekonomis karena premi yang ditetapkan terjangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dengan manfaat asuransi yang optimal.
  5. Melalui produk asuransi mikro akan mendorong berkembangnya industri keuangan mikro yang lebih sehat di Indonesia.
 

Inovasi Asuransi Mikro ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan proses administrasi yang sederhana dan mudah dipahami. Inovasi ini dapat direplikasi oleh organisasi, lembaga, dan juga perusahaan, baik perusahaan milik negara maupun bukan. Untuk melakukan replikasi inovasi ini harus diperhatikan bahwa produk asuransi mikro harus murah, bermanfaat, mudah diperoleh, dan cepat dalam penyelesaian santunan, hal ini dikarenakan produk ini menyasar kalangan ekonomi bawah. Dalam replikasi produk ini harus dilihat dari revitalisasi produk, inovasi produk layanannya, dan juga pemasarannya yang menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Inovasi Lainnya