Detail Inovasi


Indonesian Digital Community (INDIGO) Telkom Indonesia

Waktu Dibuat: Senin, 22 Januari 2018 | 09:34:11 WIB - Dilihat: 41, Diunduh: 16 Unduh
 

Produk Inovasi : Indonesian Digital Community (INDIGO) Telkom Indonesia

Jenis Inovasi: Produk

Kelompok Inovator : BUMN / BUMD

Nama Instansi : PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

Unit Instansi : Divisi Digital Service

Penggagas :

Kontak Person : PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk Divisi Digital Service Jl. Geger Kalong Hilir No.47 Bandung

Sumber : - Kunjungan langsung ke Divisi Digital Service Telkom Bandung - Berbagai sumber digital : - http://indigo.id - http://bandungdigitalvalley.com - http://jogjadigitalvalley.com - http://students.telkomuniversity.ac.id - http://telkom.co.id

Teknik Validasi : Observasi

Tahun Inisiasi : 2009

Tahun Implementasi : 2009


Deskripsi

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom Group adalah satu-satunya BUMN telekomunikasi serta penyelenggara layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. Telkom Group melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia dengan rangkaian lengkap layanan telekomunikasi yang mencakup sambungan telepon kabel tidak bergerak dan telepon nirkabel tidak bergerak, komunikasi seluler, layanan jaringan dan interkoneksi serta layanan internet dan komunikasi data. Telkom Group juga menyediakan berbagai layanan di bidang informasi, media dan edutainment, termasuk cloud-based and server-based managed services, layanan e-Payment dan IT enabler, e-Commerce dan layanan portal lainnya. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan Indihome sebanyak 1,524 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 163,7 juta pada Q3/2016.

Telkom merupakan salah satu BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (52,56%), dan 47,44% dimiliki oleh Publik, Bank of New York, dan Investor dalam Negeri. Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Sejarah pembentukan Telkom sangatlah panjang. Singkatnya PT Telekomunikasi Indonesia merupakan perubahan bentuk dari  Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang terjadi pada tahun 1991 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Dengan dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ/JSX) dan Bursa Efek Surabaya (BES/SSX) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) resmi menjadi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk yaitu pada tanggal 14 November 1995.

Indigo Creative Nation adalah inisiatif strategis Telkom melalui Divisi Digital Service yang diluncurkan sejak 2009 sebagai wadah industri kreatif Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital dan membangun industri kreatif digital yang sehat. Sejak diluncurkan sampai dengan sekarang beberapa program strategis telah dilakukan, antara lain program pelatihan Bagimu Guru Kupersembahkan, Santri Indigo, Indigopreneur, Indigo Creative Nation, Telkom Smart Campus dan program strategis lainnya. Indigo hadir untuk menciptakan digitalpreneur baru dalam industri digital. Sejalan dengan maksud itu, Telkom membuat Indigo Creative Nation Framework dengan membangun ekosistem startup yang lengkap. Tujuan pengembangan Industri Kreatif Digital ini adalah:

  • Mega (National Strategic Value): meningkatkan daya saing, kemandirian, dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan Industri Kreatif  Digital (IKD).
  • Makro (National Economic Value): meningkatkan pertumbuhan bisnis kreatif digital dengan meningkatkan jumlah Digitalpreneur.
  • Mikro (Stakeholder Value): menciptakan Digitalpreneur yang dimulai dari digital creative menuju digital commerce baik skala domestik maupun global, melalui penyediaan wadah kreatif, mentorship, dan pendanaan dalam kegiatan inkubasi dan akselerasi.

Keunggulan program ini adalah adanya ekosistem yang komprehensif dan berkelanjutan dalam memfasilitasi industri kreatif, yaitu melalui tahapan Nurturing Creativity, yakni membangun kompetensi, idea creation, dan startup forming di lokasi creative camp. Selecting Creativity yang dihasilkan oleh komunitas yang sudah terbangun di lokasi Creative Camp dan pendaftaran dari kota lain diseluruh Indonesia. Startup yang terpilih akan diinkubasi di Creative Center (Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, Jakarta digital Valley) melalui tahapan Customer Validation, Product Validation, Business Model Validation, Market Validation.  Selanjutnya disiapkan PT. MDI (Metra Digital Innovation) sebagai corporate venture capital untuk melanjutkan tahapan value validation.

Startup yang diinkubasi di program Indigo Creative Nation akan memperoleh benefit diantaranya: working space, mentoring, funding  dalam bentuk convertible senilai mulai dari 120 juta sampai dengan 2 Milyar rupiah, API, market akses, Telkom group resources untuk membantu pemasaran produk startup, dan akses ke global venture capital.

Tema Indigo Creative Nation tahun 2016 adalah “Building Strong Indonesia Digitalpreneur with Disruptive Mindset”. Kategori inovasi yang yang dterima untuk masuk program Indigo Creative Nation diantaranya adalah: Ide Inovatif (Ide atau prototipe atau produk yang belum mempunyai user), Produk Inovatif (produk yang sudah divalidasi ke customer dan memilki active user), Bisnis Inovatif (Produk yang sudah memiliki paid user).

 

 

Detil Inovasi

 
 
Tidak ada data
 
Tidak ada data
 

Strategi yang dijalankan oleh Telkom dalam implementasi Program Indonesian Digital Community (INDIGO)  secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Menetapkan tema tertentu dalam pelaksanaan program Indigo untuk tahun 2016 terkait dengan penguatan digital preneur dengan disruptive mindset;
  2. Melakukan kerjasama quad-helix ABG-C (Academic, Business, Government and Community);
  3. Menjaring peserta melalui pendaftaran online dengan menawarkan fasilitas yang dapat diterima oleh peserta seperti funding (pembiayaan), mentoring , Telkom group market acces, Telkom group resources, Telkom api, Global vc, working space;
  4. Program inkubasi dan akselerasi yang dibantu oleh para profesional dan mentor yang pengalaman dibidangnya.
 

Melalui Program Indigo Creative Nation  ini, manfaat yang dirasakan oleh para startup antara lain:

  1. Program Inkubasi yang memberikan akses ke pasar dan  bimbingan langsung dari para ahli dibidangnya (residen mentor, visiting mentor, global mentor);
  2. Disediakannya ruang kantor, akses  infrastruktur digital, server dan platform teknis sehingga dapat berkolaborasi dengan stakeholder terkait;
  3. Pengembangan usaha dengan dana dari venture Capital Indonesia atau global Venture;
  4. Penambahan wawasan dan pengembangan ilmu pengetahuan melalui pelatihan dari mitra maupun  komunitas terkait;
  5. Pengembangan usaha yang signifikan melalui kemitraan strategis dengan Telkom group yang memiliki basis pelanggan fix telepon, mobile, broadband,  dan  international di 10 negara.
 

Program Indigo Creative Nation dapat dilakukan replikasi, adaptasi dan modifikasi dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Adanya langkah-langkah perencanaan yang jelas membantu pengembangkan ide dan memasarkan ide;
  2. Menyediakan program inkubasi yang komprehensif dan didampingi oleh mentor yang memadai dan profesional untuk membantu peserta menggali dan mengembangkan ide;
  3. Memberikan fasilitas dan infrastruktur yang memadahi bagi peserta termasuk memberikan jejaring kerja yang tepat dan mencakup semua stakeholder terkait seperti kalangan akademisi, kalangan bisnis, pemerintah dan komunitas.
 

Inovasi Lainnya