E-DIREKTORI


Direktori Inovasi Administrasi Negara

e-Direktori Inovasi AN ini merupakan instrumen untuk menjaring inovasi administrasi negara secara lebih luas. Tujuannya adalah untuk menyediakan bank data (koleksi rujukan/ kebijakan/ pedoman/ model) inovasi bidang administrasi negara yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan inisiasi, imitasi dan replikasi inovasi.

Pengisian instrumen ini dilakukan oleh stakeholders yang telah berhasil melakukan inovasi. Stakeholders mencakup Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN/ BUMD, Swasta, LSM/ NGO, dan masyarakat.

Submit Inovasi Login
Displaying 1-10 of 200 results.
Kelompok Inovator Nama Instansi Nama Inovasi Deskripsi Jenis Inovasi
BUMN / BUMDPT Madubaru PG – PS Madukismo Agro Wisata PT Madubaru PG – PS Madukismo

PT Madubaru Pabrik Gula dan Alkohol/Spiritus Madukismo  (PG – PS Madukismo) yang berlokasi di Desa Padokan, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY awalnya bernama Pabrik Gula Padokan dan didirikan pada tahun 1955. Pada masa pejajahan Belanda pabrik ini hancur dan kemudian dibangun kembali oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selanjutnya didirikan kembali dengan nama Pabrik Gula Madukismo. Pendirian kembali Pabrik Gula ini bertujuan untuk menolong rakyat sekitar karena banyak dari karyawan pabrik yang saat itu kehilangan pekerjaan mereka semenjak pabrik tersebut dihancurkan oleh Belanda. Pembangunan kembali Pabrik Gula ini diharapkan dapat menampung lebih banyak lagi orang bekerja dan terlibat dalam usaha Pabrik Gula Madukismo.

Saat ini, PT Madubaru PG – PS Madukismo merupakan pabrik gula dan pabrik alkohol/spiritus yang mempunyai tugas untuk mendukung dan melaksanakan program pengadaan pangan nasional, terutama komoditi gula pasir. Saham perusahaan ini dimiliki 65% oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan 35% oleh BUMN milik Pemerintah yaitu PT. Rajawali Nusantara Indonesia. Konsep pengelolaan perusahaan dilakukan secara Good Corporate Governance (GCG) yang akan dapat menarik investor yang akan menanamkan modal dan minat masyarakat petani tebu. Banyak para petani terlibat dalam proses penanaman, pemeliharaan, dan panen sehingga banyak menyerap tenaga kerja terutama pada saat musim giling.

Lokasi pabrik yang dikelilingi oleh kebun tebu yang cukup luas dan sudah berusia puluhan tahun lamanya membuka peluang baru dalam berbisnis yaitu adanya Agro Wisata. Agro Wisata ini merupakan suatu konsep kegiatan pariwisata yang berlokasi di kawasan pertanian dan perkebunan yang berada di sekitar pabrik. Agro Wisata menjadi usaha lain perusahaan selain bisnis utama pembuatan gula dan alkohol/spiritus. Program ini mulai diperkenalkan kepada masyarakat sejak 17 April 1993 bersamaan dengan diresmikannya Gedung Aula Madu Candhya oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Agro Wisata dilakukan karena adanya potensi dan peluang baru dalam berinovasi melakukan bisnis usaha di luar aktivitas produksi gula dan alkohol/spiritus, yaitu potensi bisnis di sektor pariwisata. Agro Wisata sebagai pengembangan bidang pariwisata dilakukan sebagai wujud bahwa pabrik terbuka bagi masyarakat yang mau datang berkunjung untuk belajar, menambah pengetahuan, rekreasi atau sekedar berjalan berkeliling pabrik.

Konseptual
BUMN / BUMDPT PLN (Persero) Aplikasi Info PLN

PT PLN (Persero) merupakan BUMN yang menyelenggarakan usaha penyediaan tenaga listrik bagi kepentingan umum dalam jumlah dan mutu yang memadai dalam rangka menunjang pembangunan. Dalam menjalankan bisnisnya PLN berorientasi pada kepuasan pelanggan karena tenaga listrik merupakan media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Listrik juga dapat menjadi pendorong kegiatan ekonomimasyarakat. Tentu saja dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terkait kelistrikan PLN bersaing dengan penyedia listrik swasta termasuk dalam penyediaan layanan dalam mempermudah masyarakat mendapat informasi terkait penggunaan listrik.

Perubahan preferensi masyarakat dalam penggunaan teknologi mengakibatkan PT PLN (Persero) memiliki masalah komunikasi dengan para pelanggannya. Sarana utama yang diandalkan adalah sarana yang berbiaya tinggi dan mulai ditinggalkan oleh konsumen seperti kantor pelayanan, call center, SMS, dan website. Masyarakat mengeluarkan biaya untuk datang ke kantor pelayanan. Mnegeluarkan biaya untuk menghubungi Layanan Call Center 123. Layanan tagihan rekening melalui SMS 8123 membutuhkan biaya. Tampilan website www.pln.co.id kurang ramah bagi pengguna telepon pintar. Kondisi ini ditambah dengan masalah proses pengurusan lama dan berbelit-belit, masih ada percaloan, yang berimbas pada menurunnya kepuasan pelanggan.

Penyediaan informasi kepada pelanggan tentu saja dibutuhkan media yang tepat untuk menjamin penyampaian informasi cepat dan tepat diterima oleh pelanggannya. Oleh karena itu karyawan pln PT PLN (persero) Distribusi Jakarta dan tangerang membuat aplikasi untuk pelanggan listrik di seluruh Indonesia dalam rangka memberi informasi tentang perlangganan mereka terhadap listrik yang dikelola oleh PLN yang diberi nama aplikasi "Info PLN ". Info PLN adalah solusi cepat untuk informasi layanan listrik di Indonesia menggunakan sistem operasi android gadget mobile. fasilitas online seperti angsuran baru, upgrade yang kapasitas daya, sambungan sementara, informasi tagihan, Info prabayar, faktur melalui email dan layanan pelanggan online untuk semua pelanggan di indonesia. Selain itu disediakan juga layanan pengaduan untuk melaporkan permasalahan kelistrikan yang dialami oleh pelanggan PLN.

Aplikasi ponsel pintar ini dikembangkan sejak 2012 dan diluncurkan pertama kali pada PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Aplikasi Info PLN ini dapat digunakan dan dimiliki oleh pelanggan secara gratis menggunakan ponsel pintar untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia. Hal ini didorong oleh keinginan PLN untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saat ini aplikasi INFO PLN dapat memberikan layanan informasi seputar kelistrikan, seperti cek tagihan listrik, riwayat pembelian token Listrik Pintar (Prabayar), Layanan Menu Online untuk Pasang Baru, Ubah Daya, Layanan Listrik Sementara, Fitur Pengaduan Pelanggan seluruh Indonesia, Peta Kondisi Listrik saat ini, serta beberapa fitur media sosial dan tren berita.Pelanggan dapat mengakses informasi mengenai Status Permohonan, Entry Kode Konfirmasi, Layanan Informasi Rekening via Email, serta Historikal Rekening, Informasi Pembelian Token Pra Bayar, dan Historikal Transaksi Pembelian. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, INFO PLN juga dilengkapi dengan menu Survey Kepuasan Pelanggan.

Pengguna aplikasi Info PLN di klaim tidak hanya digunakan oleh masyarakat di Indonesia saja. Beberapa tenaga kerja Indonesia yang berada di luar negeri ada yang mendownload aplikasi ini untuk mengetahui perkembangan listrik di daerah asalnya. Dan pada april 2016 aplikasi Info PLN ini secara resmi menjadi aplikasi resmi korporat dan berganti nama menjadi PLN 123.

Teknologi
BUMN / BUMDPT Asuransi Jiwasraya (Persero) Asuransi Mikro Jiwasraya

PT Asuransi Jiwasraya didirikan dari sejarah yang panjang. Bermula dari NILLMIJ, Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij van 1859, tanggal 31 Desember 1859. Kemudian berubah status dari Perusahaan Negara Asuransi Djiwasraya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Asuransi Jiwasraya yang Anggaran Dasarnya yang diubah dan ditambah dengan Akta Notaris Sri Rahayu Nomor 839 tahun 1984 Tambahan Berita Negara Nomor 67 tanggal 21 Agustus 1984 menjadi PT Asuransi Jiwasraya. Dan pada tanggal 14 Juli 2003 menjadi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Sebagai perusahaan asuransi yang sudah lama bergerak, Jiwasraya harus mempunyai peran penting dalam perkembangan industri asuransi di Indonesia. Kondisi saat ini memperlihatkan bahwa pertumbuhan industri asuransi semakin hari semakin mengalami peningkatan sehingga Jiwasraya harus siap dengan peluang yang akan dihadapi ke depan dengan terus mengembangkan produk-produk asuransi secara inovatif.

Untuk meningkatkan kinerja, Jiwasraya melakukan berbagai langkah bisnis secara strategis bahkan sampai menjangkau asuransi mikro. Terkait asuransi mikro, Jiwasraya juga merupakan salah satu pionir di Indonesia dan dalam beberapa waktu ini telah melakukan kerjasama dengan koperasi dan  perkumpulan pedagang kecil lainnya untuk memasarkan produk asuransi mikro tersebut.

Asuransi mikro merupakan inovasi baru dalam industri asuransi di Indonesia. Selama ini banyak anggapan masyarakat yang melihat bahwa asuransi merupakan barang yang mewah, mahal dan hanya orang kaya saja yang memilikinya, hal ini mengakibatkan orang yang berpenghasilan rendah tidak mau memiliki asuransi. Melalui asuransi mikro, tercipta pandangan baru, dimana produk ini dibuat untuk membantu keluarga yang mempunyai penghasilan rendah untuk siap dan berani menghadapi risiko kematian dan bahkan bisa keluar dari kemiskinan yang dialami.

Sejak tahun 2011, Jiwasraya sudah mulai memasarkan produk asuransi mikro, dimana telah dilakukan kerjasama dengan PT. Pemodalan Nasional Madani (PNM) dalam pengembangan produk ini berupa bentuk  sinergi pembiayaan mikro dan asuransi mikro. Kerjasama strategis ini mempunyai tujuan untuk semakin mengembangkan dan memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia.

Keberadaan asuransi mikro akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melindungi diri dan keluarganya jika terjadi musibah. Jika hal itu terjadi, maka keluarga yang ditinggalkan akan dapat menata kehidupan kembali karena mendapatkan manfaat finansial dari asuransi tersebut. Secara luas, adanya asuransi mikro diharapkan dapat menjangkau masyarakat dari segala lapisan bahkan bagi pihak yang selama ini belum  terpikirkan untuk memilik asuransi.

Produk
BUMN / BUMDPT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.ATM BNI Khusus Para Bikers

Ketatnya persaingan dan tingginya tingkat kesibukan di perkotaan membuat masyarakat sangat efisien dalam memanfaatkan waktu. Sejalan dengan visinya, “Menjadi Bank yang unggul, terkemuka, dan terdepan dalam layanan dan kinerja”, PT Bank Negara Indonesia, Tbk (BNI) men-support manajemen waktu nasabahnya secara kreatif, yaitu dengan inovasi terbaru dalam pelayanan berupa pendirian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) khusus untuk pengendara sepeda motor atau kendaraan roda dua lainnya, yang dikenal sebagai ATM Sepeda Motor. Hal ini merupakan terobosan baru dan pertama di Indonesia, dimana pengendara sepeda motor tidak perlu turun dari kendaraan untuk bertransaksi. Hal ini sangat mendukung mobilitas maupun efektivitas dalam bertransaksi, mengikuti konsep ATM Drive Thru yang diperuntukkan bagi pengguna kendaraan roda empat yang telah banyak dikembangkan sebelumnya.

ATM Sepeda Motor pertama milik bank terbesar ke-4 di Indonesia ini dibangun dan diresmikan penggu-naannya di Jalan Raya Margonda, Depok, Jawa Barat pada Minggu, 1 September 2013. Depok menjadi lokasi pilihan pertama BNI untuk mengeksekusi inovasinya atas pertimbangan jumlah pengguna sepeda motor yang tinggi serta kondisi bahwa Depok adalah tetangga terdekat DKI Jakarta yang tentu memiliki tingkat kepadatan aktivitas yang hampir serupa dengan Ibu Kota. Selain itu, di jalan ini tumbuh pesat pusat perbelanjaan, pertokoan, perkantoran, apartemen, dan pusat pendidikan sehingga diharapkan akan mendukung tingkat transaksi melalui ATM. Peresmian tersebut juga merangkul para klub-klub sepeda motor untuk turut mendukung dan mensukseskan inovasi “BNI ATM Bikers” ini.

ATM Sepeda Motor merupakan perwujudan dari usulan Rencana Bisnis Bank BNI yang diajukan kepada Bank Indonesia dan telah mendapatkan persetujuan. Hal ini menunjukkan respon BNI atas pertumbuhan signifikan pemakaian sepeda motor yang angkanya melaju fantastik hingga mendominasi penggunaan jalan raya di Indonesia. Harapannya, layanan ini akan menjadi salah satu sarana bagi BNI untuk merebut pangsa pasar pengguna jalan raya tersebut. Tersedianya ATM Sepeda Motor menjadi inovasi BNI yang diharapkan dapat mengakomodir kepentingan atau kebutuhan nasabah dalam bertransaksi dengan cepat, aman, dan  nyaman, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Saat ini keberadaan ATM Sepeda Motor sudah tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi. BNI sejalan dengan visinya berkomitmen akan terus memberikan pelayanan prima kepada nasabah dengan menelurkan terobosan-terobosan serta strategi baru dalam bisnisnya.

 

Metode
BUMN / BUMDBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Bridging System BPJS Kesehatan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yang dulu bernama PT Askes (Persero), merupakan BUMN yang mempunyai tugas dari pemerintah untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. BPJS Kesehatan mulai beroperasional dan menjalankan aktivitas kegiatannya pada tanggal 1 Januari 2014. Jaminan kesehatan merupakan suatu jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan termasuk orang asing yang telah bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia dan telah membayar iuran.

Semenjak adanya BPJS Kesehatan, minat masyarakat untuk menjadi peserta jaminan kesehatan semakin meningkat. Kebutuhan masyarakat untuk hidup sehat dan memperoleh jaminan kesehatan mengakibatkan masyarakat membludak dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Antrean terjadi di beberapa tempat, baik yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun pasien yang hendak berobat di rumah sakit. Antrean cukup panjang yang terjadi akibat banyaknya peserta menimbulkan kesan pelayanan yang lambat. Banyak keluhan yang muncul mengenai antrean yang panjang, terutama pada rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Menghadapi permasalahan antrean ini, BPJS perlu mengantisipasi sejak dini dengan melakukan berbagai inovasi dan langkah terobosan yang dikembangkan, salah satunya melalui bridging system. Pengembangan sistem ini merupakan upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam rangka meningkatkan mutu layanan kepada peserta maupun kepada fasilitas kesehatan. Sebelum menggunakan bridging system, peserta harus mengantre beberapa jam untuk mendapatkan pelayanan. Bahkan panjangnya antrean peserta BPJS Kesehatan ada yang mencapai larut malam.

Hasil yang diharapkan dengan adanya bridging system ini adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien, terutama agar pasien tidak terlalu antre di loket rumah sakit. Pelayanan secara cepat ini agar pasien yang menjadi peserta jaminan kesehatan bisa segera memperoleh pelayanan yang diinginkan dan tidak terlalu lama menunggu. Berbagai penggunaan teknologi dalam implementasi BPJS Kesehatan, salah satunya bridging system, harapannya adalah bisa mencapai kecepatan untuk pelayanan lebih baik (better), harus makin murah (cheap) dalam arti terjangkau, mudah (easy) dan cepat (fast).

Hubungan
BUMN / BUMDPT Kereta Api Indonesia (Persero)Commuter Vending Machine (C-VIM) PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ)

Para pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) tentu pernah mengalami antrean yang memanjang ketika membeli tiket di loket. Keterbatasan loket dan petugas yang tersedia membuat hal ini lumrah terjadi. Antrean paling parah terjadi ketika hari libur. PT KCJ sebagai pengelola KRL di area Jabodetabek langsung merespon masalah ini. Mesin C-VIM adalah jawaban untuk mengurai panjangnya antrean loket tiket dan membuat kemajuan teknologi KRL Jabodetabek setara dengan kota-kota besar dunia.

Pada akhir tahun 2015, PT KCJ mulai mengoperasikan mesin C-VIM yang akan dioperasikan ke seluruh stasiun KRL ke depannya. Ketika masa sosialisasi, pihak KCJ masih membutuhkan bantuan petugas sebagai pendamping penumpang KRL ketika menggunakan mesin C-VIM. Petugas akan membantu menjelaskan kepada penumpang mengenai mekanisme transaksi melalui mesin C-VIM. Mulanya penumpang merasa takut dan kebingungan ketika akan mengunakan mesin C-VIM. Akan tetapi, petugas terus memberikan pengarahan kepada penumpang agar terbiasa menggunakan layanan mesin tiket tersebut. Ternyata, sekarang penumpang sangat antusias menggunakan fasilitas C-VIM dan petugas tetap setia mendampingi yang masih merasa kesulitan menggunakannya. Dalam beberapa tahun mendatang, PT KCJ akan menghilangkan petugas loket dan digantikan keberadaan mesin C-VIM. Hal itu bertujuan untuk percepatan pelayanan kepada pelanggan setia KRL dan efisiensi SDM sehingga lebih banyak petugas yang dapat dikerahkan untuk memberi pelayanan langsung kepada pengguna.

Bentuk mesin C-VIM ini mirip dengan mesin Anjungan Tiket Mandiri (ATM) yang telah biasa dipakai dengan metode layar sentuh.  Mesin C-VIM memiliki fitur yang menarik yaitu dapat melayani pengisian ulang saldo kartu multitrip (KMT), pembelian tiket harian berjaminan (THB) yang juga disertai dengan penentuan stasiun keberangkatan serta kedatangan, sampai kepada refund kartu THB di stasiun kedatangan. Semuanya dilakukan sendiri oleh penumpang.

Sejak tahun 2013, tiket bentuk kertas telah digantikan model smart card. Kehadiran C-VIM adalah tahap berikutnya dari modernisasi sistem e-ticketing KRL Jabodetabek. Penerapan e-ticketing telah mendukung upaya pemerintah untuk membangun cashless society. Sudah saatnya instansi pemerintah menggunakan berbagai layanan berbasis teknologi informasi dan elektronik.

Fitur C-VIM juga memuat dua bahasa yang memungkinkan semua orang dapat menggunakannya yaitu bahasa indonesia dan bahasa inggris. Penambahan fitur bahasa inggris akan memudahkan wisatawan asing ketika menggunakan mesin tiket modern ini

 

Metode
BUMN / BUMDPT Pos Indonesia (Persero) e-PosLocker

Sejarah memperlihatkan bahwa keberadaan PT Pos Indonesia (Persero) sangat panjang dalam melayani perposan di Indonesia. Kantor pos pertama kali didirikan pada tahun 1746 di Batavia (Jakarta saat ini) dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.

Seiringnya waktu berjalan, PT Pos Indonesia (Persero) saat ini telah mampu bersaing dengan perusahaan lain dan menunjukkan inovasinya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan memanfaatkan sumber daya dan infrastruktur yang dimiliki. Berdasarkan data Annual Report Tahun 2015, PT Pos Indonesia (Persero) memiliki 29.475 pegawai yang terdiri dari 18.842 karyawan tetap dan 10.663 tenaga kontrak. Jumlah unit yang dimiliki sebanyak 47.050 buah yang terdiri dari : 4.561 kantor pos, 1.837 unit pelayanan pos bergerak, dan 40.652 unit pelayanan pos lainnya. Berbagai sumber daya dan infrastruktur tersebut menjadi modal utama PT Pos Indonesia (Persero) untuk bisa terus beradaptasi dan menjawab tuntutan kebutuhan masyarakat.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, sebagian besar kantor pos yang dimiliki sudah mulai online, serta dilengkapi electronic mobile pos di beberapa kota besar. Semua kantor pos online tersebut merupakan rantai yang terhubung satu sama lain secara terintegrasi. Sistem kode pos juga telah dikembangkan untuk mempermudah pemrosesan kiriman pos dimana tiap daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat dan tepat.

Mengikuti era kebutuhan teknologi informasi,

PT Pos Indonesia (Persero) mengembangkan layanan e-POSLocker, yaitu sebuah konsep parcel locker pertama di Indonesia yang memberikan keleluasaan waktu dan lokasi pengiriman dan penerimaan barang. Parcel locker adalah sebuah inovasi berbasis teknologi tinggi dari Gunnebo Indonesia salah satu produk dari kategori Bisnis Area Cash Handling Gunnebo yang dikembangkan dengan teknologi Amerika untuk diaplikasikan di seluruh dunia.  e-POSLocker menjadi bentuk pengembangan konsep PO Box yang ada, yang dilengkapi dengan teknologi berupa PIN khusus untuk operasionalisasi. Inovasi ini dilakukan agar    pelanggan menjadi lebih fleksibel dalam mengirim maupun menerima barang yang bersifat personal atau rahasia untuk langsung ke pihak yang dituju selama 24 jam dalam sehari.

Metode
BUMN / BUMDPT Jasa Marga (Persero) Tbk.E-Toll Pass : Cara Baru Bayar Tol Sambil Melaju

PT Jasa Marga (Persero) Tbk adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang penyelenggara jasa jalan tol. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1978 setelah jalan tol pertama yang menghubungkan Jakarta-Bogor selesai dibangun. Sebagai perusahaan infrastruktur penyedia jalan tol, keberadaan Jasa Marga sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas terutama bagi pengguna tol. Pertumbuhan penjualan kendaraan semakin tinggi dan kebijakan otoritas pengatur jalan tol yang kondusif berdampak pada eksistensi Jasa Marga yang semakin kuat dalam industri jalan tol di Indonesia.

Dalam melayani pengguna tol, berbagai langkah kebaruan senantiasa dikembangkan. Salah satunya, Jasa Marga bersama Bank Mandiri meluncurkan program  e-Toll Pass sebagai fasilitas pembayaran tol secara elektronik yang lebih meningkat dibandingkan dengan e-Toll Card yang sudah dijalankan sebelumnya. Inovasi kartu tol elektronik atau e-toll pass ini merupakan program berbasis kepuasan pelanggan tol. Dengan menerapkan gardu pembayaran tol elektronik seperti ini maka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Peningkatan kualitas pelayanan dengan adaya e-toll pass adalah untuk mengurangi antrean kendaraan saat berada di gerbang tol. Dengan fasilitas ini, kendaraan cukup melintas di gerbang tol tanpa harus berhenti untuk membayar sehingga akan menghemat waktu, memperlancar arus kendaraan dan menghindari adanya kemacetan.

Layanan e-toll pass ini mengusung tagline “Cara Baru Bayar Tol Sambil Melaju” yang diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk segera menggunakan teknologi ini. Inovasi untuk pembayaran tol ini dilengkapi dengan perangkat tambahan yang dipasang di dalam kendaraan (on board unit) atau OBU. Perangkat OBU adalah perangkat trans-mitter yang dipasang di dalam kendaraan dan berfungsi untuk memancarkan sinyal elektronik yang akan dibaca oleh receiver yang ada di Gerbang Tol Otomatis (GTO), dan akan langsung membuka barrier, sehingga pengguna jalan tol tidak harus membuka kaca jendela dan melakukan tap kartu e-Toll Card untuk bertransaksi di GTO.

Saat ini ketika pelanggan ingin cepat dengan menggunakan tol tetapi seringkali terhambat karena antrean di gerbang tol, maka e-toll pass bisa menjadi salah satu solusinya. Semakin menumpuknya kendaraan di tol terutama pada jam masuk dan pulang kantor bisa diperlancar dengan penggunaan layanan ini. E-toll pass menawarkan alternatif baru untuk mengatasi keruwetan yang terjadi di jalan tol.

Metode
BUMN / BUMDPT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk.Garuda Indonesia Experience

Garuda Indonesia sebagai maskapai berkelas dunia anggota SkyTeam terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada pelanggannya. Salah satunya adalah dengan menerapkan konsep Garuda Indonesia Experience.

Garuda Indonesia Experience adalah konsep layanan baru yang menyajikan aspek-aspek terbaik dari Indonesia kepada para penumpang. Mulai dari saat reservasi penerbangan hingga tiba di bandara tujuan, para penumpang akan dimanjakan oleh pelayanan yang tulus dan bersahabat yang menjadi ciri keramahtamahan Indonesia, diwakili oleh ‘Salam Garuda Indonesia’ dari para awak kabin.

Dengan pengenalan konsep Garuda Indonesia Experience, Garuda Indonesia menciptakan ciri khas yang membanggakan, sekaligus meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional. Konsep Garuda Indonesia Experience didasarkan pada panca indra atau “5 senses” (sight, sound, scent, taste, dan touch) dan mencakup 24 “customer touch points”; mulai dari pelayanan pre-journey, pre-flight, in-flight, post-flight dan post-journey.

Di samping melibatkan panca indra, konsep Garuda Indonesia Experience juga harus memiliki nilai-nilai dasar sebagai berikut: tepat waktu dan aman (tentang produk), cepat dan tepat (tentang proses), bersih dan nyaman (tentang bangunan) serta andal, profesional, kompeten dan siap membantu (tentang staf). Konsep ini diterima dengan baik oleh pelanggan Garuda Indonesia.

Sejak pertama diluncurkan pada tahun 2009, Garuda Indonesia Experience mengandalkan keramahtamahan Indonesia. Ini sejalan dengan visi Garuda Indonesia, yaitu perusahaan penerbangan yang handal, menawarkan layanan berkualitas bagi masyarakat dunia dengan menggunakan keramahan Indonesia. Garuda Indonesia pun mengemban misi khusus sebagai perusahaan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia, yang mempromosikan Indonesia kepada dunia.  

Dengan adanya Garuda Indonesia Experience ini, walaupun dibandrol dengan harga tiket penerbangan yang relatif di atas rata-rata dari sejumlah maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia tetap menjadi pilihan penerbangan yang tepat.

Konseptual
BUMN / BUMDPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) TbkIndonesian Digital Community (INDIGO) Telkom Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom Group adalah satu-satunya BUMN telekomunikasi serta penyelenggara layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. Telkom Group melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia dengan rangkaian lengkap layanan telekomunikasi yang mencakup sambungan telepon kabel tidak bergerak dan telepon nirkabel tidak bergerak, komunikasi seluler, layanan jaringan dan interkoneksi serta layanan internet dan komunikasi data. Telkom Group juga menyediakan berbagai layanan di bidang informasi, media dan edutainment, termasuk cloud-based and server-based managed services, layanan e-Payment dan IT enabler, e-Commerce dan layanan portal lainnya. Telkom mengklaim sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, dengan jumlah pelanggan Indihome sebanyak 1,524 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 163,7 juta pada Q3/2016.

Telkom merupakan salah satu BUMN yang sahamnya saat ini dimiliki oleh Pemerintah Indonesia (52,56%), dan 47,44% dimiliki oleh Publik, Bank of New York, dan Investor dalam Negeri. Telkom juga menjadi pemegang saham mayoritas di 13 anak perusahaan, termasuk PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Sejarah pembentukan Telkom sangatlah panjang. Singkatnya PT Telekomunikasi Indonesia merupakan perubahan bentuk dari  Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang terjadi pada tahun 1991 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991. Dengan dilakukan Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ/JSX) dan Bursa Efek Surabaya (BES/SSX) PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) resmi menjadi PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk yaitu pada tanggal 14 November 1995.

Indigo Creative Nation adalah inisiatif strategis Telkom melalui Divisi Digital Service yang diluncurkan sejak 2009 sebagai wadah industri kreatif Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital dan membangun industri kreatif digital yang sehat. Sejak diluncurkan sampai dengan sekarang beberapa program strategis telah dilakukan, antara lain program pelatihan Bagimu Guru Kupersembahkan, Santri Indigo, Indigopreneur, Indigo Creative Nation, Telkom Smart Campus dan program strategis lainnya. Indigo hadir untuk menciptakan digitalpreneur baru dalam industri digital. Sejalan dengan maksud itu, Telkom membuat Indigo Creative Nation Framework dengan membangun ekosistem startup yang lengkap. Tujuan pengembangan Industri Kreatif Digital ini adalah:

  • Mega (National Strategic Value): meningkatkan daya saing, kemandirian, dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan Industri Kreatif  Digital (IKD).
  • Makro (National Economic Value): meningkatkan pertumbuhan bisnis kreatif digital dengan meningkatkan jumlah Digitalpreneur.
  • Mikro (Stakeholder Value): menciptakan Digitalpreneur yang dimulai dari digital creative menuju digital commerce baik skala domestik maupun global, melalui penyediaan wadah kreatif, mentorship, dan pendanaan dalam kegiatan inkubasi dan akselerasi.

Keunggulan program ini adalah adanya ekosistem yang komprehensif dan berkelanjutan dalam memfasilitasi industri kreatif, yaitu melalui tahapan Nurturing Creativity, yakni membangun kompetensi, idea creation, dan startup forming di lokasi creative camp. Selecting Creativity yang dihasilkan oleh komunitas yang sudah terbangun di lokasi Creative Camp dan pendaftaran dari kota lain diseluruh Indonesia. Startup yang terpilih akan diinkubasi di Creative Center (Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, Jakarta digital Valley) melalui tahapan Customer Validation, Product Validation, Business Model Validation, Market Validation.  Selanjutnya disiapkan PT. MDI (Metra Digital Innovation) sebagai corporate venture capital untuk melanjutkan tahapan value validation.

Startup yang diinkubasi di program Indigo Creative Nation akan memperoleh benefit diantaranya: working space, mentoring, funding  dalam bentuk convertible senilai mulai dari 120 juta sampai dengan 2 Milyar rupiah, API, market akses, Telkom group resources untuk membantu pemasaran produk startup, dan akses ke global venture capital.

Tema Indigo Creative Nation tahun 2016 adalah “Building Strong Indonesia Digitalpreneur with Disruptive Mindset”. Kategori inovasi yang yang dterima untuk masuk program Indigo Creative Nation diantaranya adalah: Ide Inovatif (Ide atau prototipe atau produk yang belum mempunyai user), Produk Inovatif (produk yang sudah divalidasi ke customer dan memilki active user), Bisnis Inovatif (Produk yang sudah memiliki paid user).

 

Produk

Pusat Inovasi Pelayanan Publik - Lembaga Administrasi Negara