E-DIREKTORI


Direktori Inovasi Administrasi Negara

e-Direktori Inovasi AN ini merupakan instrumen untuk menjaring inovasi administrasi negara secara lebih luas. Tujuannya adalah untuk menyediakan bank data (koleksi rujukan/ kebijakan/ pedoman/ model) inovasi bidang administrasi negara yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan inisiasi, imitasi dan replikasi inovasi.

Pengisian instrumen ini dilakukan oleh stakeholders yang telah berhasil melakukan inovasi. Stakeholders mencakup Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN/ BUMD, Swasta, LSM/ NGO, dan masyarakat.

Submit Inovasi Login
Displaying 11-20 of 200 results.
Kelompok Inovator Nama Instansi Nama Inovasi Deskripsi Jenis Inovasi
BUMN / BUMDPT. Angkasa Pura I (Persero) Inovasi Pelayanan Prima Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

PT. Angkasa Pura I (Persero) sebagai perusahaan penyedia jasa kebandar-udaraan (airports services) bertekad mewujudkan perusahaan berkelas dunia yang profesional dengan memberikan pelayanan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berstandar internasional bagi para pengguna jasa. Hingga saat ini, Angkasa Pura I mengelola 13 (tiga belas) bandara di kawasan tengah dan timur Indonesia, dimana salah satunya adalah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.

Sebagaimana kita ketahui, bandara adalah kontak pertama dan terakhir yang dihadapi pengunjung ketika mendatangi suatu daerah/destinasi menggunakan moda transportasi udara. Oleh karena itu, fasilitas bandara merupakan sumber kesan pertama yang mempengaruhi kualitas harapan atas kondisi daerah yang dikunjungi tersebut. Terlebih bagi Bali yang merupakan tujuan pariwisata kelas dunia harus terus bertransformasi mengembangkan dan melakukan pembenahan bagi Bandara Ngurah Rai demi meningkatkan kualitas pelayanannya.

Bandara Ngurah Rai termasuk dalam 3 (tiga) bandara terpadat di Indonesia. Bandara ini memiliki panjang landasan 3.000M, terminal seluas 28.630M2, dan area parkir seluas 383,58M2, sehingga total luas kawasan bandara adalah 265,60Ha, 4M diatas permukaan laut. Terminal domestik berada di gedung lama dan teminal internasional berada di gedung baru (L-shaped Terminal).

Dengan meningkatnya jumlah frekuensi, rute baru penerbangan, dan tuntutan pengguna jasa bandara untuk mendapa­tkan pelayanan 3S + 1C (Safety, Security, Services and Compliance), Bandara Ngurah Rai melakukan berbagai inovasi melalui pengoperasian Terminal Internasional dan Terminal Domestik dengan konsep pelayanan prima. Berbagai transformasi mulai dilakukan, tidak hanya dari segi infrastruktur fisik bangunan melainkan hingga aspek pelayanan. Ada 4 (empat) elemen yang menjadi fokus pengembangan bandara, yaitu perluasan terminal domestik dan internasional, perluasan serta penataan apron serta pembangunan akses dari dan ke bandara, serta pembangunan General Aviation Terminal khusus bagi penerbangan charter yang merupakan terminal private jet pertama di Indonesia.

Transformasi pelayanan yang mengedepankan sisi kreativitas antara lain dengan adanya berbagai fasilitas terbaru yang berorientasi pada kenyamanan penumpang, seperti sarana prasarana penunjang keselamatan dan keamanan penerbangan, pengaplikasian Hold Baggage Screening, sistem canggih penanganan bagasi yang dikelola secara komputerisasi sehingga pelayanan bagasi menjadi lebih cepat dengan tingkat keamanan yang lebih baik, penambahan konter imigrasi, tersedianya layanan call center dan complain handling system, adanya mobile customer service. Adapun dari segi infrastruktur yakni tersedianya tempat bermain anak (playground), baby stroller dan kursi roda di area terminal, taman hidup serta air siap minum untuk penumpang.

Selain itu, Bandara Ngurah Rai juga memberikan pelayanan Kesehatan Keliling setiap dua minggu sekali kepada masyarakat sekitar, dan sebagai wujud kepedulian lingkungan, dilakukan pengujian emisi kendaraan operasional bandara, pengolahan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), serta penghijauan area di dalam/luar terminal bandara. Untuk tetap mengedepankan unsur budaya Bali sebagai ikon bangsa dan menjadikannya sebagai daya tarik bagi para pengunjung, Bandara Ngurah Rai melakukan sosialisasi budaya Bali melalui berbagai jenis pertunjukan, contohnya dengan menghadirkan event tematik yang disesuaikan dengan peringatan hari besar di Indonesia. Tarian dan musik Bali juga menjadi suguhan rutin bagi pengunjung agar mereka betah menunggu dan berada di bandara yang juga didekorasi dengan unik khas budaya Bali.

Bandara kebanggaan masyarakat Bali yang berkapasitas 25 juta orang penumpang per tahun ini berhasil meraih penghargaan sebagai "The Most Improved Airport in Asia-Pacific 2015" dan "The 3rd Best Airport in The World 2015" untuk kategori bandara dengan jumlah 15-25 juta penumpang per tahun menurut survei kepuasan pengguna jasa bandara (Airport Service Quality/ASQ) yang digelar oleh Airport Council International (ACI). Pengukuran ini sendiri rutin dilakukan sebulan sekali untuk menampung rekomendasi perbaikan dan peningkatan pelayanan, mulai dari fasilitas untuk penumpang hingga perbaikan prosedur, tidak hanya dari perspektif penumpang, melainkan juga dari pengguna jasa kebandaraan.

Sejalan dengan visi perusahaan  untuk menjadi salah satu dari sepuluh perusahaan pengelola bandara terbaik di Asia,  Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen  untuk dapat terus memberikan dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa bandara.

Konseptual
BUMN / BUMDPT Pertamina (Persero) Inovasi Pemasaran Bright Gas dari Pertamina

PT Pertamina (Persero) merupakan BUMN yang mempunyai usaha di bidang energi, perusahaan plat merah ini didirikan berdasarkan PP No. 31 Tahun 2003 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) menjadi Perusahaan Perseroan (Persero). Kegiatan usaha yang dilakukan oleh Pertamina seperti di bidang penyelenggaraan usaha energi, yaitu minyak dan gas bumi, energi baru dan terbarukan, serta kegiatan lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang energi, yaitu minyak dan gas bumi, energi baru dan terbarukan tersebut serta pengembangan optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

Di saat kondisi global yang tidak menentu, Pertamina tetap berusaha melakukan program strategis karena banyak tantangan yang harus dihadapi. Pertamina terus membuktikan diri bahwa kondisi global tidak akan menyurutkan semangat kerja, bahkan muncul kebulatan tekad di seluruh elemen perusahaan untuk berjuang lebih keras dalam menjalankan komitmen bersama untuk mewujudkan kemandirian energi bagi bangsa dan negara Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi saat ini telah mendorong peningkatan kebutuhan energi di masyarakat. Seiring berjalannya waktu, maka pemakaian energi juga semakin tinggi, salah satunya pemakaian Liquified Petroleum Gas (LPG). Melihat perkembangan kebutuhan LPG, maka Pertamina mengembangkan bright gas sebagai varian baru. Bright gas diklaim lebih aman dari pada tabung gas LPG yang dipasarkan sebelumnya. Secara komposisi gas, bright gas tidak berbeda dengan LPG yang dipasarkan Pertamina selama ini. Namun, dikemas lebih aman, sehingga tidak perlu khawatir tabung gas akan meledak saat dipergunakan untuk berbagai keperluan.

Sebagai brand baru LPG Pertamina, maka diperlukan berbagai inovasi dalam memasarkan produk bright gas agar dikenal di  masyarakat dan dunia industri. Prospek penjualan bright gas juga cukup besar, terutama tabung 5,5 kg yang diluncurkan pada 23 Oktober 2015, terutama untuk target konsumen yang menginginkan kepraktisan dan harga terjangkau. Bright gas kemasan 5,5 kg ini juga bisa mengisi gap pelanggan elpiji 3 kg dan 12 kg, bright gas kemasan 5,5 kg masuk kategori sebagai produk penyangga di tengah-tengah kebutuhan pelanggan.

Pada awalnya, Pertamina memberikan promo bagi masyarakat yang tertarik menggunakan bright gas. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memacu volume penjualan bright gas agar mencapai target sehingga dapat mendukung laba yang telah ditentukan. Berbagai inovasi penjualan terus dilakukan terutama dalam memberikan berbagai variasi pelayanan agar mendorong ketertarikan pelanggan dalam membeli bright gas untuk kebutuhan mereka.

Metode
BUMN / BUMDPerum Perhutani Jual Kayu Online Perhutani

Perum Perhutani adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah sebagaimana telah beberapa kali dirubah dan ditambah, terakhir dengan PP No. 72 tahun 2010 tanggal 22 Oktober 2010. Sejak 2 Oktober 2014 Perhutani menjadi induk Holding BUMN Kehutanan dengan bergabungnya 5 (lima) perusahaan kehutanan yaitu PT Inhutani I, PT Inhutani II, PT Inhutani III, PT Inhutani IV dan PT Inhutani V sebagai anak perusahaan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor: 73 Tahun 2014. Perhutani memiliki peran yang strategi dalam mendukung sistem kelestarian lingkungan, sosial budaya dan perekonomian perhutanan nasional. Perusahaan milik pemerintah ini mempunyai tugas untuk menyelenggarakan kegiatan pengelolaan sumberdaya hutan sehingga dapat berkompetisi dengan negara lain di tingkat global. Melalui perubahan yang dilakukan, Perhutani terus berupaya melakukan langkah perbaikan dan pengembangan bisnis secara berkesinambungan untuk memberikan pelayanan bagi publik dan mencari profit bagi kelangsungan usaha perusahaan.

Perhutani terus melakukan inovasi melalui produk kayu dan non kayu dengan tetap mengutamakan “tanaman” sebagai backbone perusahaan. Selain itu juga, inovasi juga diarahkan pada penggunaan teknologi informasi terutama dalam memasarkan hasil produk kayu. Meningkatnya penggunaan e-commerce berbasis website di masyarakat mendorong Perhutani untuk memulai sistem penjualan kayu dengan menerapkan sistem online yang bersinergi dengan PT Telkom.  Hal ini dilakukan sebagai bentuk respon Perhutani terhadap keinginan pelanggan untuk perbaikan sistem penjualan kayu yang lebih transparan, mudah, efisien dan bisa menambah pangsa pasar yang signifikan terhadap produk kayu.  

Perhutani termasuk pionner e-commerce kayu, melalui sistem ini pembeli dapat dilayani secara online dimana dan kapan saja, cukup sekali klik, dengan menggunakan aplikasi berbasis internet. Ujicoba sistem penjualan online ini telah telah dimulai pada bulan Juni 2014 di Area Manajer Jawa Barat dan Banten. Saat itu konsumen dapat langsung memilih kapling dari layar monitor di kantor Pemasaran Perhutani.  Secara umum tujuan Perhutani menggunakan sistem e-commerce agar lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan kinerja dan keuntungannya. Selain itu dengan sistem ini maka bisa menghindari transaksi kayu ilegal yang semakin marak terjadi di Indonesia.

Metode
BUMN / BUMDPT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk.Kampoeng BNI

Seiring dengan perkembangan kesadaran perusahaan akan pentingnya hubungan dengan masyarakat maka berkembang konsep Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab terhadap sosial atau lingkungan sekitar perusahaan berada, yang dilakukan sesuai kemampuan perusahaan. Di Indonesia istilah CSR untuk BUMN disebut sebagai Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dengan dasar hukum yang tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor 4 Tahun 2007.

BNI sebagai salah satu BUMN di Indonesia mendistribusikan dana tanggung jawab sosialnya dengan mengalokasikan 4% dari seluruh anggaran perusahaan untuk PKBL, dengan pembagian Program Kemitraan (PK) 1% dan Bina Lingkungan (BL) 3%. Program Kemitraan BNI bertujuan mengantarkan usaha kecil/mikro yang un-bankable menjadi bankable, dan selanjutnya terus berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri, menuju ke skala bisnis level menengah bahkan korporasi, sedangkan Bina Lingkungan adalah program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat yang terdiri dari bantuan bencana alam, pendidikan, kesehatan, sarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, pengentasan kemiskinan, serta capacity building.

BNI sedang giat melakukan pengembangan ekonomi masyarakat melalui salah satu program kemitraan unggulannya yang bernama Kampoeng BNI, yang pertama kali dibentuk tahun 2007. Program Kampoeng BNI mengacu pada prinsip community development yakni klasterisasi usaha-usaha kecil sejenis di satu daerah yang menghasilkan produk unggulan/potensial ciri khas daerah tersebut, terutama di bidang industri kreatif, ketahanan pangan dan perikanan. Tujuan program ini adalah untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat di suatu kawasan pedesaan melalui pinjaman lunak program kemitraan maupun bantuan dalam rangka pengentasan kemiskinan, perbaikan lingkungan, dan capacity building bagi masyarakat di daerah tersebut. Program pemberdayaan tersebut diharapkan akan berdampak luas terhadap peningkatan derajat hidup masyarakat di sekitar Kampoeng BNI.

Pemberdayaan ekonomi yang diberikan adalah dalam bentuk pinjaman berbunga sangat ringan yakni 6% per tahun dengan kisaran batas kredit Rp 2 – 10 juta. Pinjaman yang disebut Pinjaman Program Kemitraan ini bersifat dana bergulir, sehingga setiap pelaku usaha di Kampoeng BNI dapat menerima manfaatnya secara bergantian. Fasilitas kredit tersebut tidak dapat dinikmati oleh sembarangan orang, hanya pelaku usaha pemula yang berkeinginan mengembangkan usahanya namun tidak memiliki modal yang cukup. Syarat pelaku usaha salah satunya tidak memiliki agunan kredit, namun tengah membangun bisnis yang potensial. Dengan pemberian Pinjaman Program Kemitraan, diharapkan mitra binaan atau pelaku usaha di Kampoeng BNI yang sudah berkembang akan melakukan ekspansi bisnisnya dengan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR), skema kredit yang dapat memberikan plafon pinjaman hingga Rp 20 juta namun dengan suku bunga sekitar 13%, dan jika mereka berhasil dengan pengembangan usahanya, mereka kemudian layak untuk mendapatkan dukungan kredit komersial BNI dan pada akhirnya menjadi nasabah loyal BNI.

Program Kampoeng BNI dilatarbelakangi salah satunya sebagai salah satu bentuk usaha embantu ekonomi masyarakat Indonesia dimana melalui CSR perusahaan berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa dengan memperhatikan aspek finansial atau ekonomi, sosial, dan lingkungan. Saat ini, BNI sudah memiliki 27 Kampoeng BNI binaan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia, dan program ini masih akan terus dikembangkan secara berkelanjutan oleh BNI.

Sumber Daya Manusia
BUMN / BUMDPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) TbkKampung UKM Digital Telkom Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, biasa disebut Telkom Indonesia atau Telkom saja adalah perusahaan informasi dan komunikasi serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap di Indonesia. Tentusaja untuk melayani masyarakat Telkom banyak meluncurkan berbagai program terkait pemanfaatan telekomunikasi dan teknologi informasi. Salah satu produk layanan yang ditawarkan Telkom dalam rangka menumbuhkembangkan UKM di Indonesia adalah UKM Solution.

Dalam layanan UKM Solution ada program Bina Aspirasi untuk Gerakan UKM Seluruh Indonesia  (Bagus Indonesia) yang merupakan wujud bakti PT Telekomunikasi Indonesia untuk membantu UKM Indonesia dalam rangka modernisasi dan peningkatan kompetensi UKM melalui ICT. Solusi UKM yang ditawarkan ini sudah banyak digunakan oleh para pelaku UKM dan terbukti dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis para pelaku UKM.

Program Bagus Indonesia memberikan solusi bagi UKM antara lain High Speed Internet, Bostoko, blanja.com dan direktori UKM smart bisnis. Wujud dari program Bagus Indonesia tersebut adalah Kampung UKM Digital. Kampung UKM Digital adalah Pemanfaatan teknologi Informasi secara komprehensif dan integratif untuk mendukung proses bisnis yang berjalan di Sentra UKM atau UKM yang terpusat di suatu lokasi tertentu dalam rangka mewujudkan Jutaan UKM yang Maju, Mandiri, dan Modern.

UKM sendiri merupakan singkatan dari Usaha Kecil dan Menengah ialah suatu bentuk usaha kecil masyarakat yang pendiriannya berdasarkan inisiatif seseorang. UKM sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Indonesia. Selain itu UKM telah berkontribusi besar pada pendapatan daerah maupun pendapatan negara Indonesia.

Sejak Juni 2015 lalu, sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu UKM Indonesia dalam rangka modernisasi dan peningkatan kompetensi UKM melalui ICT maka Telkom membangun Kampung UKM Digital dengan bantuan sejumlah produk-produk Telkom, seperti Jarvis Store, BosToko, Blanja, dan Direktori UKM Smart Bisnis.

Sampai saat ini sudah ada 215 kampung binaan dengan berbagai bidang usaha UKM nya. Misalnya Kampung UKM Digital Sanur yang mengusung tema kampung wisata Digital. promosi menggunakan media digital merupakan langkah yang paling cepat dalam menjangkau pasar global atau dengan kata lain menarik wisatawan asing datang ke Bali. Apalagi kini, kini wisatawan asing akrab dengan teknologi informasi.

Contoh lainnya adalah Kampung UKM Digital Ulos Pangururan di Medan. Melalui UKM Digital ini, kain tenun khas bagi masyarakat suku Batak diperkenalkan. Selain itu ulos dipakai sebagai bahan baku untuk pembuatan baju, jas, tas, dompet dan lain sejenisnya. Pengerjaannya pun menggunakan peralatan  yang masih sederhana. Dengan ditetapkan sebagai kampung UKM digital tentu saja juga meningkatkan penghasilan masyarakat melalui promodi secara digital.

Implementasi dari Kampung UKM Digital ini ditandai dengan beberapa parameter diantaranya tersedianya jaringan infrastruktur telekomunikasi yang menjangkau seluruh wilayah Kampung UKM; adanya wadah komunitas/ volunteer UKM; dilakukan pemanfaatan solusi dan layanan Teknologi Infomasi di dalam lingkungan Kampung UKM. Dengan begitu diharapkan UKM juga mampu untuk memiliki daya saing dalam tingkat global dan turut serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sumber Daya Manusia
BUMN / BUMDPT Kereta Api Indonesia (Persero)Kereta Api Yang Manusiawi

PT Kereta Api Indonesia (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN) yang bergerak di bidang transportasi. Sebagai sebuah perusahaan yang mengelola jasa kereta api di Indonesia tentunya dituntut memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. PT KAI sebagai penyedia jasa transportasi perkeretaapian terus berkomitmen memberikan upaya dan hasil yang terbaik bagi seluruh masyarakat. PT KAI melakukan berbagai usaha transformasi terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang menggunakan jasa transportasi perkeretaapian.

Beberapa dekade yang lalu, pelayanan PT KAI jauh dari kata memuaskan, terutama dalam keadaan penumpang ketika menikmati transportasi kereta api.  Masalah pelayanan yang sering dikeluhkan penumpang di kala itu adalah tidak mendapat tempat duduk meski mereka telah memiliki tiket di tangan. Penumpang dapat secara seenaknya tempat duduk yang tidak sesuai dengan nomor kursi yang terdapat pada tiket. Parahnya, calo dapat langsung memborong tiket sehingga semakin banyak penumpang yang tidak mendapatkan tiket. Tidak sedikit pula penumpang yang tidak mengantongi tiket namun tetap nekat naik kereta api karena tiket dapat dibayar langsung melalui petugas yang terdapat di dalam kereta api. Penumpang yang seperti ini bisa dinamakan “penumpang gelap”. Sayangnya, fenomena “penumpang gelap” dianggap sebagai hal yang wajar pada era itu.

Pelayanan kereta api pada tahun 1900-an terhadap kelas ekonomi dianggap sebelah mata. Kereta kelas ekonomi  tidak diberikan fasilitas pendingin udara atau Air Conditioner  (AC). Hal ini jelas menambah penderitaan penumpang kelas tersebut. Disamping menghadapi masalah sesaknya kereta, mereka masih dihadapkan dengan pengapnya udara di dalam kereta. Tidak sedikit penumpang yang keluar sejenak di area board desk hanya sekedar untuk mencari udara segar. Padahal keadaan penumpang di board desk jelas dilarang dan membahayakan karena mereka dapat sewaktu-waktu terjatuh dari kereta api. Ketidaknyamanan penumpang bertambah ketika terdapat penumpang lain yang menyulut korek api hanya untuk sekedar merokok. Keberadaan asap rokok membuat ruang udara bersih berkurang. Banyak perokok pasif menjadi korban dan rentan terkena penyakit pernapasan.

Dengan rentetan masalah yang terjadi pada dekade tersebut, PT KAI harus membuat terobosan untuk menyelesaikannya. Pada tahun 2012, masyarakat mulai dapat menikmati upaya perubahan yang dilakukan kerteta api. PT KAI membuat konsep inovasi dengan Kereta Api Yang Manusiawi. Dengan konsep tersebut, PT KAI menerapkan kebijakan pembatasan 100 % kapasitas tempat duduk dan bebas asap rokok sehingga penumpang merasa nyaman selama perjalanan. Semua penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan Sedang dijamin mendapatkan tempat duduk sesuai dengan kelasnya.

Langkah inovasi yang diterapkan oleh PT KAI membutuhkan komitmen dan konsistensi dari harus pimpinan dan seluruh elemen di dalamnya. Penerapan inovasi Kereta Api Yang Manusiawi adalah sebuah konsep besar karena menggunakan langkah konkret dalam pelaksanaannya. Inovasi yang dilakukan oleh PT KAI mempunyai muara meningkatkan citra PT KAI yang dahulu mempunyai pelayanan semrawut bertransformasi menjadi pelayanan prima (excellent services).

Proses
BUMN / BUMDPT ANTAMLayanan BRANKAS dari PT ANTAM

Keadaan di masa depan tidak akan bisa diprediksi oleh siapapun.  Untuk mengantisipasi hal tersebut, investasi merupakan hal yang dibutuhkan pada era sekarang. Investasi dapat dijadikan sebagai bekal untuk menghadapi rencana masa depan. Dunia investasi tentu mempunyai beragam bentuknya, seperti investasi uang, saham dan emas. Investasi pada poin terakhir yaitu emas menjadi yang terfavorit karena memiliki nilai kepastian lebih tinggi dan harganya cenderung stabil dari tahun ke tahun.

 

Minat masyarakat terhadap investasi emas bisa dibilang cukup tinggi. Akan tetapi, keadaaan tersebut tentu harus disertai adanya lembaga yang menyediakan sistem penyimpanan yang mempunyai level keamanan yang memadai. Salah satu lembaga yang mampu mengelolanya adalah PT ANTAM. PT ANTAM yaitu lembaga BUMN yang bergerak di bidang logam dan mineral. Tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas haruslah ditanggapi serius oleh PT ANTAM.

 

Melihat harapan yang baik terhadap investasi emas, PT ANTAM telah meluncurkan inovasi pada produk jasa depositori logam mulia atau yang dikenal dengan BRANKAS yang ditandai. ANTAM memberikan nilai tambah kepada pelanggan dengan mengembangkan layanan BRANKAS individu, BRANKAS Corporate dan BRANKAS Berzakat. Tujuan utama layanan BRANKAS adalah agar masyarakat dapat menyisihkan sebagian penghasilannya untuk tujuan keuangan di masa depan dengan cara menyimpan emas.    

BRANKAS merupakan layanan pembelian dan penyimpanan emas ANTAM melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM). Keunggulan BRANKAS terletak pada keamanan, sistem produksi dan kemudahan bertransaksi. Keamanan dan sistem produksi tersebut dapat dilihat melalui kelolaan tambang emas yang dimiliki oleh Perseroan, sedangkan UBPP LM merupakan satu-satunya pabrik pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh London Bullion Market Association (LBMA). Sertifikasi LBMA tersebut merepresentasikan bahwa produk yang dikeluarkan oleh Logam Mulia merupakan produk yang berstandar internasional, menaati asas kepatuhan hukum yang berlaku dan jaminan atas kualitas mutu kadar 99,99% .

 

BRANKAS memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembelian sekaligus penyimpanan emas baik dalam jumlah kecil maupun besar dengan mekanisme penarikan emas yang fleksibel. Nilai tambah ini merupakan komitmen ANTAM kepada pelanggan.

Produk
BUMN / BUMDPT PLN (Persero)Listrik Pintar : Solusi Isi Ulang dari PLN

PLN (Perusahaan Listrik Negara) merupakan satu-satunya BUMN milik Pemerintah yang mempunyai tugas untuk menyediakan pasokan tenaga listrik bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia secara berkelanjutan dengan jumlah yang memadai dan mutu kehandalan. Di balik kebutuhan energi listrik yang semakin tinggi di masyarakat akibat tingkat kualitas kesejahteraan yang meningkat, PLN selalu berupaya untuk terus memenuhi kebutuhan listrik masyarakat tersebut dan memberikan pelayanan yang terbaik.

Selama beberapa tahun belakangan ini, PLN selalu berupaya memperbaiki kinerja dan mengembangkan berbagai inovasi dalam melayani kebutuhan masyarakat. Perbaikan dan inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyaluran energi listrik, pengelolaan aset dan peningkatan kepuasan pelanggan. Melalui asas akuntabilitas, responsibilitas dan fairness maka peningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan dapat diwujudkan. Inovasi yang dikembangkan juga diarahkan pada pengembangan teknologi informasi yang semakin marak di masyarakat Indonesia. Modernisasi teknologi informasi saat ini mempengaruhi kebutuhan dan keinginan masyarakat akan layanan yang memberikan kemudahan, kecepatan dan kepraktisan dalam transaksi kebutuhan layanan.

 

PLN telah mengembangkan suatu bentuk inovasi layanan untuk membantu pelanggan dalam mengatur sendiri penggunaan energi listrik melalui listrik prabayar, atau lebih dikenal dengan Listrik Pintar. Sebelumnya, masyarakat pelanggan PLN mendapatkan layanan listrik pasca bayar, yaitu pelanggan terlebih dahulu menggunakan energi listrik baru kemudian membayar pada bulan berikutnya. Setiap bulan PLN harus mencatat meter pemakaian listrik, menghitung dan kemudian menerbitkan rekening penggunaan listrik, melakukan penagihan kepada pelanggan yang terlambat atau tidak membayar tagihan, dan memutus aliran listrik jika pelanggan terlambat atau tidak membayar rekening listrik setelah waktu tertentu.

Berbagai hal tersebut di atas, menunjukkan bahwa layanan listrik yang diberikan kurang praktis sehingga muncul listrik pintar. Layanan ini mempunyai beberapa kelebihan, seperti : pemakaian listrik lebih terkendali, tidak ada sanksi pemutusan listrik, tanpa adanya denda keterlambatan, tidak ada uang jaminan pelanggan dan tidak dikenakan biaya pembayaran listrik bulanan. Semua kelebihan yang dimiliki tersebut mempunyai tujuan dan harapan yang sama yaitu memberikan layanan listrik yang mudah, cepat dan praktis.

Teknologi
BUMN / BUMDPT TaspenMobil Layanan Taspen

PT Taspen merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi tugas untuk mengelola Program Asuransi Sosial yang terdiri dari Program Dana Pensiun dan Tabungan Hari Tua (THT). Perusahaan ini dibentuk pada tanggal 17 April 1963 dengan nama Perusahaan Negara Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri yang disingkat menjadi PN TASPEN. Kemudian pembentukan Program Tabungan Hari Tua Pegawai Negeri ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No 9 tahun 1963 tentang Pembelanjaan Pegawai Negeri dan Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1963 tentang Tabungan Asuransi dan Pegawai negeri. Pendirian PN Taspen dilatarbelakangi keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri dan keluarganya yang dirintis melalui Konferensi Kesejahteraan Pegawai Negeri pada tanggal 25-26 Juli 1960 di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, Taspen berusaha dan selalu berupaya melakukan transformasi layanan kepada peserta. Taspen melayani kurang lebih sebanyak 6,5 juta orang yang terdiri dari 2,4 juta pensiunan, dan 4,1 juta peserta yang masih aktif bekerja dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai salah satu upaya untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada peserta, maka Taspen meluncurkan layanan mobil keliling atau biasa disebut dengan ”Mobil Layanan Taspen”.

Mobil Layanan Taspen ini dilaunching pada tanggal 24 Januari 2014 sebagai suatu bentuk kepedulian Taspen untuk mendekatkan diri dan memberikan layanan terbaik kepada peserta. Selain itu, orang-orang yang menjadi mitra taspen atau peserta Taspen salah satunya adalah pensiunan, jadi layanan ini  merupakan bentuk apresiasi bangsa kepada orang yang bekerja sebagai pegawai negeri atau pejabat negara.

Mobil Layanan Taspen merupakan salah satu solusi untuk menyiasati tersebarnya lokasi peserta yang jauh dari kantor Taspen. Fungsi mobil layanan Taspen ini layaknya Kantor Cabang yang dapat bergerak berpindah dari satu daerah ke daerah lain. Upaya mendekatkan diri dilakukan supaya peserta tidak perlu membuang waktu dan biaya karena Taspen melalui mobil ini akan melakukan jemput bola pelayanan.

Jadi hampir seluruh pelayanan kantor cabang dapat diakses melalui Mobil Layanan Taspen ini. Diharapkan dengan adanya model pelayanan seperti ini dapat bermanfaat bagi para peserta Taspen dalam melakukan pengurusan berbagai kebutuhan sehingga para peserta tidak perlu jauh – jauh datang ke Kantor Taspen.

Metode
BUMN / BUMDPT Petrokimia Gresik Mobil Uji Tanah Petrokimia Gresik

Sebelum bercocok tanam, hal yang harus diperhatikan adalah uji tanah yang akan digunakan. Uji tanah sangat dibutuhkan dalam penentuan pupuk apa yang akan dipakai dan keberlangsungan hasil panen yang optimal. Kondisi kesuburan tanah juga dapat ditentukan oleh proses uji tanah. Masalah yang kerap dihadapi petani adalah mereka merasa kesulitan dalam melakukan uji tanah yang terkait dengan pemilihan jenis pupuk yang akan digunakan. Susahnya mencari konsultasi dan bimbingan dari praktisi turut menambah kebingungan terhadap hal tersebut. Menanggapi hal tersebut diperlukan langkah cepat yang bisa menjadi solusi bagi petani.

PT Petrokimia Gresik sebagai salah satu penyedia pupuk di Indonesia meluncurkan inovasi di bidang pertanian yaitu Mobil Uji Tanah. Mobil Uji Tanah diharapkan bisa mengatasi keluhan yang selama dirasakan oleh petani. Mobil uji tanah adalah sarana untuk menguji tingkat kelayakan tanah. Melalui uji ini, petugas dapat memberikan rekomendasi pemupukan yang tepat, sesuai dengan lokasi dan komoditi. Mobil ini juga merupakan sarana informasi, pelayanan pelanggan, serta media promosi bagi perusahaan.

Mobil Uji Tanah secara resmi diluncurkan sebanyak empat unit dan disebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTB dan NTT. Mobil ini rencananya akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia demi kesuksesan petani ketik masa panen tiba. Fasilitas uji tanah diberikan secara gratis sehingga petani tidak perlu datang ke laboratorium dalam menguji kesuburan tanah. 

Keberadaan Mobil Uji tanah bisa disebut sebagai laboratorium berjalan dalam rangka menguji kelayakan tanah. Selama ini uji tanah di laboratorium biasanya membutuhkan waktu yang relatif lama, apalagi jika jarak lokasi tanah yang diuji letaknya berjauhan dengan laboratorium. Dengan adanya mobil uji tanah ini, analis akan mendatangi lokasi tanah yang akan diuji dan segera diketahui hasilnya secara langsung. Mobil ini dilengkapi dengan berbagai peralatan uji tanah yang cukup canggih, sehingga hasilnya bisa diketahui langsung, baik oleh petugas lapangan maupun petani.

Inovasi Mobil Uji tanah adalah salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Hal ini merupakan cita-cita wajar yang dicanangkan pemerintah karena Indonesia pernah sukses swasembada pangan pada masa orde baru. Dan seharusnya bangsa ini di masa sekarang harus mampu mewujudkannya kembali.

Produk

Pusat Inovasi Pelayanan Publik - Lembaga Administrasi Negara